PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - PSPS Pekanbaru menutup putaran pertama Grup A Liga 2 Indonesia musim 2024-2025 dengan happy ending usai mengalahkan Sriwijaya FC 2-0 di Stadion Kaharuddin Nasution, Sabtu (26/10). Kemenangan tersebut membuat tim besutan Aji Santoso tersebut berada di posisi pertama klasemen sementara Grup A dengan poin 15.
Namun, hasil tersebut belum membuat manajemen PSPS puas. Buktinya, mereka akan melakukan evaluasi. Pasalnya, masih ada putaran kedua yang akan dihadapi Askar Bertuah ini. Di mana, PSPS menargetkan bisa lolos ke Liga 1 musim depan.
Chief Operating Officer (COO) PSPS Edward Riansyah mengatakan, secara hasil manajemen PSPS bersyukur menutup putaran pertama dengan hasil yang baik.
Tentunya hasil ini tidak terlepas dari semua pihak pelatih, pemain, pengurus ofisial dan manajemen, serta suporter dan masyarakat yang mendukung secara langsung maupun secara tidak langsung untuk PSPS.
“Saya harap ini masih banyak PR, perjalanan masih panjang. Ini bukan mudah yang kami lakukan untuk sampai sejauh ini. Kami harus mempertahankannya dan ini harus lebih ditingkatkan lagi sesuai target yang kita pasang di tahun ini untuk bisa lolos di Liga 1,” ujar Edward, Senin (28/10).
Edward mengungkapkan, mungkin nantinya akan ada evaluasi yang dilakukan tim pelatih. “Nanti kami akan lihatlah apa hasil evaluasinya nanti. Kan baru kemarin pertandingan terakhir, seperti apa? Apakah nanti akan ada penambahan atau pencoretan dari evaluasi ini. Karena tentu akan ada penguatan-penguatan terhadap titik lemah, titik lemah kami di musim putaran pertama ini,” katanya.
Lanjutnya, untuk itu kerja sama tim harus lebih ditingkatkan lagi ke depannya, sehingga bisa jauh lebih baik. Hal-hal yang mendasar tidak bisa dilakukan lagi karena hal kecil poin demi poin sangat berharga.
“Kami lihat di putaran pertama selisihnya satu dua poin. Jadi sedikit khilaf, selip bisa lewat dan ketinggalan jauh nantinya. PSPS yang tergabung dalam grup 1 ini menurut saya adalah grup maut. Mudah-mudahan kita tetap berada di jalurnya, mudah-mudahan agar tidak keluar dari zona tiga besar,” pungkasnya.(eca)
Editor : RP Arif Oktafian