TURIN (RIAUPOS.CO) – Juventus satu-satunya tim yang belum terkalahkan di Serie A Italia hingga pekan ke-10. Dua pemain Timnas AS, Weston McKennie dan Timothy Weah menyelamatkan Juventus dari kekalahan setelah dua kali tertinggal saat menjamu Parma di Allianz Stadium, Turin, Kamis (31/10/2024) dini hari WIB.
Enrico Delprato dan Simon Sohm dua kali membawa Parma unggul di menit ke-3 dan ke-38. Weston McKennie dan Timothy Weah menyamakan skor pada menit ke-31 dan ke-49. Dengan tambahah 1 poin, Juventus mengantongi 18 poin. Terpaut tujuh poin dari pemuncak klasemen Napoli, dan turun ke posisi keempat saat Atalanta unggul satu poin setelah menang 2-0 atas Monza. Parma berada di posisi ke-14 dengan sembilan poin.
Itu adalah pertandingan kedua berturut-turut di mana Juventus harus bangkit dari ketertinggalan untuk menyelamatkan satu poin setelah bermain imbang 4-4 di Inter Milan pada hari Ahad.
"Saya pikir hari ini kami terlalu banyak melakukan restart. Pada tendangan gawang mereka, kami mencoba untuk mengeluarkan bek agar dapat menekan dan menyebabkan kesalahan, tetapi kami tidak berhasil," kata pelatih Juventus Thiago Motta kepada penyiar DAZN.
"Dalam fase bertahan, kami membuat banyak kesalahan," ujar mantan pemain Timnas Italia berdarah Brazil itu.
Parma memulai dengan cepat dan setelah menggiring bola melintasi lapangan dari tendangan sudut, umpan silang Adrián Bernabé ke kotak penalti disundul kembali ke gawang oleh Botond Balogh dan sundulan Delprato masuk ke bagian atas gawang Juventus.
Juventus seharusnya menyamakan kedudukan 10 menit kemudian setelah Zion Suzuki menyelamatkan sundulan McKennie, tetapi ketika bola pantul jatuh ke Dusan Vlahovic, ia entah bagaimana melepaskan tembakannya ke atas mistar gawang.
Namun, McKennie tidak membuat kesalahan ketika rekan setimnya di Timnas AS, Timothy Weah melepaskan umpan ke area penalti, mengarahkan sundulannya melewati Suzuki, tetapi Parma segera kembali unggul saat Juventus berjuang untuk mengatasi kecepatan tim tamu.
Dennis Man menerima bola panjang di area penalti dan memberikan umpan sempurna kepada Sohm untuk melewati Di Gregorio dan mereka mempertahankan keunggulan hingga jeda.
Rekor tak terkalahkan Juventus dipertaruhkan tetapi mereka menyamakan kedudukan lagi tak lama setelah jeda. Khephren Thuram menerobos dari lini tengah sebelum mengoper kepada Francisco Conceição di sisi lapangan dan umpan silangnya ditendang masuk oleh Timothy Weah dari jarak dekat.
Dalam hasil imbang di Inter, Kenan Yildiz masuk dari bangku cadangan untuk mencetak dua gol yang menyamakan kedudukan, tetapi penyerang Turki itu berada di antara pemain pengganti melawan Parma, menggantikan Timothy Weah dan hampir mencetak gol kemenangan di waktu tambahan.
"Tim Weah bermain bagus di San Siro dan hari ini, mencetak gol lagi," kata Motta kepada Sky Sports.
"Kenan yang masuk kemudian, dengan permainan yang lebih terbuka, adalah pemain yang ideal untuk menciptakan situasi. Dia memiliki kebebasan di meter-meter terakhir, wajar saja hari ini ingin membuka peluang melawan tim yang tertutup seperti itu," jelas Thiago Motta.***
Editor : RP Edwar Yaman