JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Asa pesepakbola Belanda, Kevin Diks menjadi warga negara Indonesia (WNI) tinggal selangkah lagi. Ini setelah Komisi X dan XIII DPR RI menyetujui naturalisasi pemain berdarah Maluku itu, Senin (4/11/2024).
Setelah disetujui Komisi X dan XIII, proses naturalisasi yang dijalani Kevin Diks bersama Noa Leatomu dan Estella Loupatty itu akan mendapatkan persetujuan dari DPR RI lewat rapat paripurna yang berlangsung pada Selasa (5/11/2024).
Bila semua proses di anggota dewan rampung, maka tahapan lanjutan dari naturalisasi tersebut adalah masuk ke Kementerian Hukum dan Kemen Sekretariat Negara untuk dibuat keputusan presiden (Keppres). Keppres diperlukan oleh setiap individu yang menjalani proses naturalisasi agar bisa melakukan pengambilan sumpah menjadi warga negara Indonesia (WNI).
Terkait pengambilan sumpah menjadi WNI, Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi mengonfirmasi bahwa federasi akan mengutamakan Kevin Diks terlebih dahulu.
"(Pengambilan sumpah WNI) Kevin diks dilakukan secepatnya, 2-3 hari ke depan," kata Yunus Nusi ditemui di Gedung DPR RI usai rapat dengan Komisi X, Senin (4/11/2024) sore.
Yunus menjelaskan, proses sumpah WNI Kevin Diks akan berlangsung pada 7 November. Lokasi kegiatan sakral itu rencananya bakal dilakukan di Denmark, sesuai dengan keberadaan Diks saat ini.
Kevin Diks saat ini berada di Denmark karena memperkuat FC Copenhagen. Selain itu jadwal di klubnya sedang padat sehingga tak memungkinkan untuk dia datang ke Indonesia untuk menjalani sumpah WNI.
"Bahkan, hari ini malah lagi main dia si Kevin Diks. Jadi belum bisa untuk dia harus secepatnya datang ke sini, (sementara) kita ngejar waktu," ucap Yunus.
Sesuai jadwal, Kevin Diks dan FC Copenhagen akan menghadapi Silkeborg dalam laga lanjutan Superliga Denmark 2024/2025. Pertandingan itu digelar di Stadion Parken, Kopenhagen, pada Senin malam atau Selasa dini hari WIB.
Meski akan disumpah WNI pada 7 November, PSSI malah tak bisa menjamin Kevin Diks sudah bisa bermain saat melawan Jepang pada 15 November nanti. Padahal ada jarak delapan hari di antara pengambilan sumpah menuju hari pertandingan.
Terkait itu, Yunus Nusi mengatakan, PSSI mendapatkan kendala yang bisa menyebabkan Kevin Diks tak bisa main saat melawan Jepang di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada 15 November. Yakni proses perpindahan federasi.
Tapi, kata Yunus, PSSI akan berusaha semaksimal mungkin agar Kevin Diks bisa didaftarkan pada 8 November, sesuai aturan batas akhir pendaftaran pemain untuk FIFA Matchday November dan mengupayakan Diks eligible main lawan Jepang.
"Tapi kami sangat optimis untuk tanggal 19 dengan Arab Saudi kita yakin Kevin Diks sudah bisa memperkuat timnas kita," ucapnya.
"Untuk yang dengan Jepang masih dalam proses, in sya Allah kami akan bersama-sama untuk melakukan komunikasi baik itu dengan daerah asal negara asal Kevin Diks kemudian dengan FIFA. Mudah-mudahan kita dengan FIFA dan negara asal dari Kevin Diks secepatnya bisa kita selesaikan," pungkas Yunus Nusi.***
Editor : RP Edwar Yaman