LIVERPOOL (RIAUPOS.CO) – Liverpool tampil sempurna di empat laga awal Liga Champions format baru. Dua klub Serie A Italia dan 2 klub Bundesliga Jerman jadi korban. AC Milan dihajar 3-1 di San Siro, Bologna 2-0 di Anfield. Klub Bundesliga RB Leipzig 1-0 di Leipzig.
Yang terbaru, juara Bundesliga Jerman musim lalu tak terkalahkan Bayer Leverkusen dihajar 4-0 pada matchday keempat Liga Champions di Anfield, Rabu (6/11/2024) dini hari WIB. Pahlawan Liverpool adalah penyerang asal Kolombia Luis Diaz yang mencetak hat-trick di laga itu.
Manajer Liverpool Arne Slot sangat senang dengan penyerang asal Kolombia itu. Slot pun mengatakan bahwasanya dia mencintai Luis Díaz seperti halnya para penggemar Liverpool dan Kolombia. Kemenangan atas Leverkusen membuat Liverpool memimpin klasemen Liga Champions dengan nilai sempurna, 12 poin dari 4 laga.
Di laga itu gawang Leverkusen 4 kali dibobol pada babak kedua lewat hat-trick Luis Díaz (61, 83, 90+2)dan sundulan Cody Gakpo (63). Luis Diaz yang diberi peran sentral yang tidak biasa oleh Slot, pemain internasional Kolombia itu memanfaatkannya dengan mencetak tiga gol dalam 29 menit melawan juara Jerman itu.
"Tidak hanya orang-orang di Kolombia yang menyukai Lucho (Luis Diaz, red), para penggemar di Liverpool juga menyukainya. Saya sering mendengar para penggemar menyanyikan lagunya, saya juga menyukainya," ujar Slot sebagaimana dikutip dari ESPN.com.
"Tidak mungkin bagi setiap pemain untuk bermain di setiap pertandingan. Saya hanya memiliki empat penyerang yang tersedia dengan cedera yang kami alami. Dengan jadwal pertandingan yang padat, mustahil untuk memainkan mereka. Namun bagi saya, Lucho adalah pemain inti," ujar Slot.
Luis Diaz telah mencetak 9 gol dalam 15 pertandingan di semua kompetisi untuk Liverpool musim ini dan menjadi sosok kunci bagi Slot. Luis Diaz memberi penghormatan kepada mantan pelatih Feyenoord tersebut karena dengan cepat mengisi kekosongan yang ditinggalkan manajer sebelumnya Jurgen Klopp.
"Semua berjalan sangat baik dengan manajer baru. Tidak mudah baginya untuk masuk dan menggantikan posisi Jurgen Klopp," kata Luis Diaz.
"Semoga saja, kami bisa menunjukkan sesuatu di akhir musim. Yang terpenting adalah tiga poin di Liga Champions edisi ini agar kami bisa terus melaju dalam kompetisi ini. Kami punya pemain-pemain berkualitas tinggi di seluruh lapangan dan saya sangat menikmati bermain di posisi itu hari ini. Saya senang berada di lapangan,” jelas mantan pemain FC Porto itu.
"Saya harus pergi dan menemukan bola itu sekarang karena saya harus menyimpannya di tempat yang istimewa di rumah," jelas Luis Diaz tentang bola, di mana dia bikin hat-trick lawan Leverkusen.
Pelatih Leverkusen Xabi Alonso untuk pertama kalinya datang ke Anfield sebagai pelatih setelah bermain untuk Liverpool antara tahun 2004 dan 2009 -- periode di mana ia membantu klub itu memenangkan Liga Champions pada tahun 2005. Ia mengatakan kekalahan melawan mantan timnya itu "menyakitkan."
"Hasilnya menyakitkan. Penampilannya lebih menyakitkan," kata Alonso.
"Bisa saja Anda datang ke Anfield dan kalah. Kalah 4-0 itu tidak menyenangkan. Mereka adalah tim papan atas dan mereka menghukum kami. Sayang sekali kami tidak bisa menahan 1-0 selama 15 hingga 20 menit. Mereka melakukannya saat melawan Brighton, mereka melakukannya saat melawan kami,” jelas mantan pemain Real Madrid dan Bayern Munich itu.
"Untuk menjadi tim papan atas, kami harus melewati saat-saat sulit itu -- menderita di saat-saat yang tidak menyenangkan, terutama di Liga Champions. Itu bisa terjadi di kompetisi ini," ujar Alonso mengakhiri.
Selain memuncaki Liga Champions, Liverpool juga memimpin Liga Premier dengan 25 poin dari 10 pertandingan, unggul dua poin atas Manchester City yang berada di posisi kedua.***
Editor : RP Edwar Yaman