Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia: Australia Selamatkan 1 Poin dalam Laga Menegangkan di Bahrain

Edwar Yaman • Dipublikasikan Rabu, 20 November 2024 | 08:36 WIB
Setelah memimpin dalam 38 detik melalui Kusini Yengi, Australia seharusnya aman sebelum kebobolan dua gol dalam 140 detik oleh Bahrain menjelang akhir pertandingan.
Setelah memimpin dalam 38 detik melalui Kusini Yengi, Australia seharusnya aman sebelum kebobolan dua gol dalam 140 detik oleh Bahrain menjelang akhir pertandingan.

RIFFA (RIAUPOS.CO) – Australia mempertahankan posisi kedu Grup C atau posisi otomatis dari grup yang lolos Piala Dunia 2026. Ini setelah hasil imbang 2-2 lawan Bahrain dalam laga yang menegangkan dan dramatis di Bahrain National Stadium, Rabu (20/11/2024) dini hari WIB.

Pelatih Socceroos (julukan Timnas Australia) Tony Popovic mengakui emosi yang campur aduk di laga itu. Pasalnya mereka sudah memimpin dalam 38 detik ketika Kusini Yengi memanfaatkan kesalahan pertahanan Bahrain. Socceroos seharusnya mengamankan tiga poin sebelum kebobolan dua gol dalam 140 detik di akhir pertandingan.

Sepuluh menit setelah Yengi membentur tiang gawang, kemudian gagal memanfaatkan peluang, Mahdi Abduljabbar memanfaatkan sentuhan lemah Cameron Burgess untuk mencetak gol dengan tendangan chip sejauh 45 yard yang luar biasa. Saat Australia terhuyung-huyung, pemain pengganti itu kembali mencetak gol. Ini setelah sundulan salah arah Hayden Matthews yang baru pertama kali bertanding membentur tiang gawang.

Namun dengan tambahan waktu sepuluh menit yang tersisa, Socceroos terus menekan dan pada menit ke-96 Yengi menyamakan kedudukan, dengan menusuk ke gawang dalam perebutan bola setelah Brandon Borello membuat masalah di tiang belakang. Setelah pemeriksaan VAR yang panjang, gol tersebut disahkan dan pasukan Popovic telah menyelamatkan satu poin.

"Ada banyak emosi sekarang karena banyak hal terjadi dalam pertandingan," kata pelatih Socceroos, Tony Popovic.

"Kami memiliki beberapa peluang bagus untuk membuat skor menjadi 2-0 yang tidak kami manfaatkan. Kemudian kami kebobolan beberapa gol dengan sangat cepat. Namun, kami menunjukkan karakter yang hebat untuk bangkit."

Hasil ini berarti Australia hanya memanfaatkan sebagian dari hasil yang menguntungkan di laga Grup C. Jepang menang 3-1 di kandang Cina, sementara Indonesia mengalahkan Arab Saudi 2-0 di Jakarta. Itu berarti Australia memasuki pertandingan tersebut masih di posisi kualifikasi di belakang pemimpin klasemen Jepang.

Hasil imbang di Riffa berarti mereka tetap di posisi kedua. Unggul satu poin dari empat tim lain di grup tersebut. Dengan empat pertandingan tersisa, Socceroos dapat lolos langsung, dipaksa masuk ke babak kualifikasi lebih lanjut atau finis di dua posisi terbawah dan tersingkir sama sekali.

Popovic telah dengan berani merombak timnya, membuat enam perubahan dari yang ditahan imbang tanpa gol oleh Saudi di Melbourne, pekan lalu. Di antaranya ada awal yang mengejutkan bagi bek Sydney FC berusia 20 tahun Matthews, yang bermain bagus hingga sundulannya yang melenceng. Ada juga kejutan untuk memanggil kembali kapten Maty Ryan, yang merupakan pemain inti pertamanya di bawah Popovic.

Penjaga gawang tersebut menjadi penonton yang gembira selama sebagian besar jam pertama dengan Australia mengendalikan permainan setelah mendapat hadiah gol pembuka. Sayed Baqer melakukan backpass yang kurang tepat dan Yengi mengecoh Ebrahim Lutfalla dan melepaskan tembakan ke gawang. Tendangannya tampak melebar, tetapi sang kiper, yang mencoba menghentikannya, menepisnya.

Yengi hampir mencetak gol kedua setelah 24 menit setelah tekel keras Anthony Caceres menciptakan peluang bagi Riley McGree untuk melakukan umpan silang, tetapi Lutfalla tiba-tiba keluar dari garisnya untuk memblok tembakannya. Pertandingan menjadi lebih seru pada menit ke-61 ketika Yengi, yang berimprovisasi saat menyambut umpan silang McGree, membentur tiang gawang dengan dadanya.

Jika sang penyerang kurang beruntung, maka ia seharusnya bermain lebih baik semenit kemudian ketika Aziz Behich memotong bola dari dalam kotak enam yard tetapi Yengi gagal melepaskan tembakan. Burgess segera memblok tembakan Ibrahim Al-Khatal untuk mencegah gol penyeimbang.

Serangkaian aksi diikuti oleh empat pergantian pemain saat Popovic menyegarkan kesebelasannya dalam kondisi yang menguras energi. Para pemain baru itu baru saja beradaptasi ketika gol berani Abduljabbar memicu akhir yang dramatis. Pertandingan Australia akan dimulai kembali pada bulan Maret dengan pertandingan melawan Indonesia di kandang dan melawan Cina di kandang lawan.

"Kami akan mengambil poin itu, merenung, dan beralih ke Indonesia," tambah Popovic.***

Editor : RP Edwar Yaman
Sumber : espn.com
kualifikasi piala dunia 2026 Tony Popovic bahrain australia Zona Asia Socceroos