Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pegadaian Liga 2: Persikas Subang Raih Kemenangan Pertama di Grup 2 usai Kalahkan PSIM Yogyakarta

Redaksi • Rabu, 20 November 2024 | 22:35 WIB
Pemain dan ofisial Persikan Subang merayakan gol M Isa ke gawang PSIM Yogyakarta yang jadi kemenangan perdana tim berjuluk Singa Subang itu di Peagdain Liga 2 musim ini.
Pemain dan ofisial Persikan Subang merayakan gol M Isa ke gawang PSIM Yogyakarta yang jadi kemenangan perdana tim berjuluk Singa Subang itu di Peagdain Liga 2 musim ini.

SUBANG (RIAUPOS.CO) – Persikas Subang akhirnya meraih kemenangan di Grup 2 Pegadaian Liga 2. Kemenagan pertama itu didapat Persikas Subang saat menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Persikas, Kota Subang, Rabu (20/11/2024). Gol tunggal Muhammad Isa di menit ke-89 mengakhir delapan kekalahan beruntun.

Kemenangan itu tidak berpengaruhb terhadap posisi mereka di dsara klasemen dengan poin 4 hasil 1 menang, 1 seri dan 9 kalah dari 11 laga. Sementara kekalahan itu PSIM Yogyalarta masih tertahan di peringkat ketiga klasemen sementara dengan torehan 18 poin dari sepuluh laga yang telah dimainkan.

Pelatih kepala PSIM Yogyakarta Seto Nurdiyantoro meminta maaf kepada para suporter, baik itu Brajamusti ataupun The Maident karena Laskar Mataram (julukan PSIM) belum bisa meraih hasil yang maksimal di laga melawan Persikas Subang kali ini.

Seto menilai bahwa kekalahan yang didapat PSIM Jogja kali ini karena hampir semua anak asuhnya banyak yang bermain di bawah performanya. Tapi apa pun itu mantan pelatih PSS Sleman ini tetap mengapresiasi perjuangan Rafinha dan kawan-kawan yang sudah berusaha dan berjuang keras untuk memenangkan pertandingan kali ini.

"Saya ucapkan selamat untuk Persikas Subang yang berhasil memenangkan pertandingan ini," ucapnya.

Seto juga mengatakan, kekalahan PSIM Yogyakarta dari tim yang berjuluk Singa Subang ini dikarenakan faktor lapangan yang keras dan bergelombang. Selain itu, kekalahan ini juga dikarenakan skema permainan yang diterapkan oleh tim pelatih tidak berjalan dengan baik.

Walaupun hasil yang didapat pada pertandingan ini tidak seperti yang diinginkan. Namun, Seto tetap berharap para pemain tetap bisa terus semangat. Karena baginya saat ini PSIM Jogja masih mempunyai kesempatan untuk masuk ke tiga besar klasemen akhir di babak penyisihan grup.

"Mudah-mudahan ke depannya menjadikan evaluasi untuk pemain sekaligus tim pelatih untuk memperbaiki diri harapannya juga bisa kembali ke track," tegasnya.

Tak hanya itu saja, Seto menambahkan jika di laga melawan Persikas Subang kali ini sebenarnya ada rasa terlalu percaya diri yang berlebihan dari para anak asuhnya. Sehingga pada akhirnya anak-anak Laskar Mataram bermain dengan terburu-buru untuk bisa memenangkan pertandingan.

"Itu yang menjadikan bumerang buat kami. Dengan couter attack-nya kami tidak siap. Tapi apapun itu biarkan itu menjadikan evaluasi tim pelatih dan menjadikan evaluasi para pemain tentang hasil ini. Tentunya saya yang bertanggung jawab, tapi tentang kelanjutannya nanti manajemen yang menentukan, apakah saya tetap di sini atau tidak. Tapi selama ini saya masih terfokus untuk tim ini untuk bisa lolos ke tiga besar," ujarnya.

Bek PSIM Jogja Samuel Christianson yang mewakili para pemain juga meminta maaf kepada masyarakat Kota Yogyalarta karena di laga kali ini belum bisa membawa hasil yang positif

"Dari sisi pemain kami akan mengevaluasi, baik dari sisi bertahan ataupun menyerang," lontarnya.

Laga ini sebenarnya berjalan sangat seru. Kedua tim baik PSIM Yogyakarta ataupun Persikas Subang berhasil jual beli serangan.

Laskar Mataram yang menurut catatan lebih diunggulkan dari tim tuan rumah berhasil mendominasi permainan pada babak pertama. Banyak ancaman yang diluncurkan anak-anak Laskar Mataram ke gawang Singa Subang. Akan tetapi sampai peluit turun minum dibunyikan Rafinha dan kawan-kawan belum bisa membobol gawang dari Fery Bagus Kurniawan.

Pada babak kedua PSIM Yogyakarta juga masih mendominasi permainan. Akan tetapi Persikas Subang yang bermain di kandangnya sendiri pun juga tak mau kalah. Batata dan kawan-kawan sedikit demi sedikit juga terus memberikan tekanan ke pertahanan Laskar Mataram.

Petaka PSIM Jogja muncul di menit-menit akhir menjelang pertandingan selesai. Saking asyiknya menyerang, pertahanan Laskar Mataram mampu di jebol dengan serangan balik yang diterapkan oleh Singa Subang. Muhammad Isa dengan tendangan akrobatik-nya mampu menjebol gawang Harlan Suardi pada menit ke-89. Sehingga dari gol tunggal itu anak-anak Jogja harus rela takluk dari tim tuan rumah.***

Editor : RP Edwar Yaman
#psim yogyakarta #Pegadaian liga 2 #laskar mataram #Persikas Subang