MANCHESTER (RIAUPOS.CO) - Kevin De Bruyne mengakui bahwa ia tidak tahu apakah ini akan menjadi musim terakhirnya di Manchester City. Jelang laga Man City vs Feyenoord di Liga Champions, De Buyne mengungkapkan bahwa ia menunda pembicaraan kontrak setelah mengalami cedera yang membuatnya absen selama dua bulan terakhir.
Kontrak De Bruyne akan berakhir pada akhir musim. Gelandang serang asal Belgia itu mengatakan bahwa ia telah "berdiskusi" dengan klub tersebut pada musim panas, tetapi sekarang hanya fokus untuk menemukan kembali performa terbaiknya setelah berjuang melawan masalah perut.
Pemain berusia 33 tahun itu belum pernah menjadi starter untuk Man City sejak 18 September, tetapi akan kembali ke staring XI melawan Feyenoord pada Rabu (27/11/2024) dini hari WIB.
"Sejujurnya saya tidak tahu," kata De Bruyne dalam konferensi pers pada hari Senin ketika ditanya tentang masa depannya.
"Pada awal musim, saya tahu pembicaraan akan terjadi tetapi kemudian hal [cedera] terjadi melawan Brentford. Itu seharusnya berlangsung beberapa hari dan kemudian menjadi delapan/sembilan minggu. Saya mengesampingkan semuanya,” ujar mantan pemain Chelsea itu.
"Saya berbicara di musim panas, tetapi kemudian saya mengalami cedera sehingga saya tidak dalam kondisi pikiran yang tepat untuk membicarakannya. Saya harus kembali ke lapangan dan menjadi diri saya sendiri lagi. Tidak terburu-buru, saya tidak merasa tidak nyaman, saya tidak khawatir," jelasnya.
De Bruyne memasuki musim ke-10 di Man City dan telah dikaitkan dengan kepindahan ke klub Saudi Pro League dan MLS, San Diego FC. Pep Guardiola juga akan habis kontraknya pada musim panas sebelum menandatangani perpanjangan kontrak selama dua tahun. Dan De Bruyne telah mengisyaratkan bahwa bertahannya Guardiola dapat memengaruhi keputusannya sendiri setelah memenangkan enam gelar Liga Premier bersama.
"Itu dapat membantu," kata De Bruyne.
"Saya tahu apa yang akan terjadi di masa depan, saya tidak perlu berbicara dengan Pep tentang apa yang akan terjadi di masa depan, jika akan ada pelatih baru, Anda harus berbicara. Mungkin Pep berubah pikiran dan berkata terima kasih Kevin, sudah waktunya untuk pergi, tetapi saya tahu bagaimana ia bekerja dengan tim dan para pemain, jadi itu bukan hal baru bagi saya.”
Baca Juga: Marak Isu Paslon Gubernur Tebar Uang, MPD Riau Minta Bawaslu Proaktif Lakukan Pengawasan
"Pertanyaan akan datang, tetapi saya hanya bisa memberikan jawaban yang saya berikan saat ini. Pembicaraan akan datang, jika tidak ada pembicaraan, itu akan menjadi tahun terakhir saya. Saya hanya ingin bermain sepakbola dengan baik."
City menghadapi Feyenoord di Stadion Etihad setelah lima pertandingan kalah berturut-turut di semua kompetisi. Kekalahan liga dari Bournemouth, Brighton, dan Tottenham Hotspur telah menempatkan Liverpool di posisi terdepan dalam perebutan gelar.
Tetapi Guardiola masih percaya bahwa, meskipun banyak pertanyaan tentang juara bertahannya, timnya dapat meraih kesuksesan musim ini.
"Saya pikir kita perlu bersabar saat kalah dalam pertandingan," kata Guardiola.
"Anda mempertahankan warisan dan itu sangat sulit untuk ditangani. Saya merasa bahwa musim ini kami akan melakukan hal-hal yang sangat baik. Saya tidak menyerah dan saya merasa bahwa kami akan berada di sana," ujar mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munich itu.***
Editor : RP Edwar Yaman