EINDHOVEN (RIAUPOS.CO) – PSV Eindhoven melakukan comeback dramatis melawan 10 pemain Shakhtar Donetsk. Raksasa Belanda itu pun menang 3-2 pada matchday kelima Liga Champions format baru di Stadion Philips, Eindhoven, Kamis (28/11/2024) dini hari WIB.
Malik Tillman mencetak dua gol di akhir pertandingan sebelum pemain pengganti Ricardo Pepi mencetak gol lima menit memasuki injury time.
Danylo Sikan dan Oleksandr Zubkov membuat klub Ukraina itu unggul 2-0 di babak pertama, tetapi setelah Pedro Henrique dikeluarkan saat pertandingan tersisa 21 menit, PSV mampu bangkit dengan luar biasa. Mereka pun memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka di kandang sendiri selama dua tahun menjadi 47 pertandingan.
Malik Tillman melakukan tendangan bebas di menit ke-87 dan kemudian di menit ke-90 melepaskan tembakan dari luar kotak penalti untuk menyamakan kedudukan. Pemain Timnas Amerika Serikat Pepi kemudian mencetak gol kemenangan tuan rumah.
PSV seperti mengulangi apa yang dilalukan Feyenoord Rottersam yang tertinggal tiga gol dan mampu mneymakan skor 3-3 saat ke markas Manchester City sehari sebelumnya.
Kemenangan tersebut mendorong PSV naik ke posisi ke-18 dalam klasemen setelah lima pertandingan. Duel PSV Shakhtar menjadi tontonan yang menarik di Philips Stadium.
Penjaga gawang Riznyk telah menjadi salah satu pahlawan tim hingga saat itu. Dia mengatasi semua yang dilakukan raksasa Belanda itu, tetapi ia tidak memiliki peluang ketika Tillman mengisyaratkan tendangan jarak jauh menjelang akhir pertandingan.
Tim tamu yang panik kemudian membiarkan PSV mencetak gol kemenangan saat Pepi menyelesaikan serangkaian umpan di depan gawang, dengan tendangan yang membentur tiang gawang, yang disambut gembira para pendukung tuan rumah.
"Itu langka, sungguh luar biasa," kata kapten PSV Luuk de Jong tentang kemenangan itu.
"Anda harus mencetak gol pertama dan begitu Anda melakukannya, itu memberi Anda dorongan ekstra. Namun, kami tidak dapat menemukan cara untuk mencetak gol -- hingga Malik melakukan tendangan bebas itu.
"Hebat, bisa meraih tiga poin dengan cara itu. Kami akan merayakannya dengan baik di ruang ganti," tambahnya.
Tugas klub Belanda berikutnya di Liga Champions adalah melawan Brest di Prancis pada 10 Desember. Sementara Shakhtar menjamu Bayern Munich pada hari yang sama, yang terpaksa memainkan pertandingan kandang mereka di stadion Schalke 04 di Gelsenkirchen, Jerman, karena krisis Ukraina.***
Editor : RP Edwar Yaman