PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – PSKC Cimahi membuang kesempatan memantapkan posisi di peringkat kedua klasemen Grup 1 Liga 2. Tim berjuluk Laskar Sangkuriang itu kalah 0-1 di depan publik sendiri saat menjamu FC Bekasi City di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jumat (20/12/024) sore.
Alhasil PSKC Cimahi mempersulit diri sendiri lolos ke 8 besar dengan finis di tiga teratas. Dengan satu laga tersisa yang dipunya tim besutan Kas Hartadi itu, mereka begitu riskan untuk lolos. Matheus Silva dkk selain wajib menang di laga terakhir lawan tuan rumah Persikota Tangerang (11/1/2025), mereka berharap para pesaingnya seperti PSMS Medan dan PSPS Pekanbaru juga terpeleset.
Di sisi lain kemenangan ini membuat peluang FC Bekasi City finis di tiga besar hidup lagi. Dengan mengantongi 22 poin. FC Bekasi City hanya terpaut dua poin dari PSKC Cimahi (24) yang berada di posisi kedua. Namun mereka punya satu pertandingan lebih banyak. Sementara dengan PSMS Medan dan PSPS Pekanbaru tim besutan Widyantoro itu hanya terpaut satu poin dan sama–sama sudah memainkan 14 laga. PSMS dan PSPS akan saling berhadapan.
Menghadapi tuan rumah PSKC Cimahi di Si Jalak Harupat, FC Bekasi City wajib menang untuk menjaga peluang finis di tiga besar. Dan itu mereka dapatkan melalui gol kapten tim Renan Silva Alves. Bek jangkung bertinggi 192 cm itu sukses membobol gawang PSKC Cimahi yang dikawal Yoewanto Stya Benny pada menit ke-39. Satu gol yang sangat berharga.
Persaingan untuk dua tempat tersisa lolos ke 8 Besar setelah lolosnya Persiraja Banda Aceh semakin ramai. PSKC Cimahi, PSMS Medan, PSPS Pekanbaru, dan FC Bekasi City berpacu dengan waktu dengan dua laga tersisa. Asa Persikota Tangerang yang baru saja dihajar Persiraja 2-6 masih belum sepenuhnya padam. Dengan dua laga sisa dengan 20 poin masih ada secercah harapan.***
Editor : RP Edwar Yaman