Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Hasil Serie A Italia: Imbang dengan Lazio 1-1, Rentetan Kemenangan Atalanta Berakhir di Olimpico

Edwar Yaman • Minggu, 29 Desember 2024 | 08:20 WIB
Marco Brescianini menyelamatkan Atalanta dari kekalahan lewat gol penyeimbang di menit akhir saat sERI 1-1 dengan lazio di Olimpico Stadium.
Marco Brescianini menyelamatkan Atalanta dari kekalahan lewat gol penyeimbang di menit akhir saat sERI 1-1 dengan lazio di Olimpico Stadium.

ROMA (RIAUPOS.CO) -  Rentetan kemenangan Atalanta di Serie A Italia berakhir dengan hasil imbang 1-1 dengan Lazio di Olimpico Stadium, Ahad (29/12/2024) dini hari WIB. Gol Fisayo Dele-Bashiru untuk tuan rumah di babak pertama diimbangi oleh gol Marco Brescianini di menit-menit akhir.

Hasil tersebut mengakhiri rentetan 11 kemenangan berturut-turut Atalanta, tetapi tim asuhan Gian Piero Gasperini masih berada di puncak klasemen dengan 41 poin. Unggul satu poin atas Inter Milan yang menang 3-0 atas Cagliari dua jam sebelumnya. Lazio berada di posisi keempat dengan 35 poin.

Lazio mengawali pertandingan dengan agresif di menit-menit awal. Kiper Atalanta Marco Carnesecchi menggagalkan dua peluang dari Valentin Castellanos sebelum Matteo Guendouzi menutup serangan dengan melepaskan tendangan jarak jauh yang membentur tiang gawang.

Atalanta memperoleh peluang emas pertama mereka pada menit ke-20 ketika Davide Zappacosta melepaskan tendangan voli rendah yang meluncur tipis di sisi luar tiang jauh.

Setelah mendominasi babak pertama, Lazio memperoleh hasil pada menit ke-27 ketika Nicolo Rovella memberikan umpan terobosan tinggi kepada Dele-Bashiru. Sang pemain menerobos masuk ke dalam kotak penalti dan melepaskan tendangan voli memantul ke gawang untuk memecah kebuntuan.

"Peluang terpenting datang di babak kedua. Jika kami mencetak gol lebih awal, kami akan memiliki lebih banyak peluang untuk membalikkan keadaan setelah babak pertama yang sangat sulit di mana Lazio pantas unggul," kata Gasperini kepada layanan streaming DAZN.

"Kami tidak bisa menahan intensitas mereka, dengan semua pemain mereka menekan dengan keras. Kami kesulitan merebut bola kembali. Saat mereka mencetak gol, mereka lebih cepat dari kami di lini tengah,” jelasnya.

"Kami perlu waktu cukup lama untuk menemukan pijakan. Sebagian karena kekurangan kami dan sebagian besar karena kualitas mereka. Kami banyak menderita di babak pertama. Kemudian di babak kedua, kami memainkan permainan yang berbeda," kata manajer yang membawa Atalanta menjuarai Liga Europa musim lalu itu.

Setelah gol Lazio, Atalanta mulai menguasai permainan, dengan Ademola Lookman yang memaksa kiper tuan rumah Ivan Provedel melakukan penyelamatan dengan ujung jarinya, tepat setelah satu jam pertandingan.

Lazio memiliki peluang untuk secara efektif memastikan kemenangan ketika umpan silang dari serangan balik melewati pertahanan Atalanta yang masih dalam tahap penataan ulang, tetapi Boulaye Dia gagal memanfaatkan bola dalam posisi yang tidak terkawal di depan gawang.

Atalanta hampir menyamakan kedudukan beberapa menit kemudian ketika tendangan sudut mendarat di kaki Lookman yang tidak terkawal tepat di depan gawang, tetapi bek Luca Pellegrini menepis tendangan tersebut di garis gawang.

 

Aksi akhir pertandingan yang mendebarkan berlanjut saat Dia menemukan peluang untuk menggandakan keunggulan Lazio beberapa saat kemudian, dengan melepaskan tendangan keras ke arah Carnesecchi, yang berhasil menepisnya.

Tim tamu memperoleh hasil imbang mereka ketika Brescianini dengan mudah memanfaatkan peluang dari jarak dekat dua menit sebelum waktu berakhir, setelah Lookman mengoper bola kepadanya dari kiri melewati Provedel.

"Itu pertandingan yang sulit, babak pertama sangat sulit bagi kami, tetapi kami berjuang dan di hari lain mungkin bisa memenangkan pertandingan. Kami seri hari ini, tetapi kami tidak kalah, jadi itu positif," kata Lookman kepada Sky Sports Italia.

"Klub menjalani tahun 2024 yang fantastis, jadi kami ingin terus melakukan hal yang sama dan tahun baru akan lebih baik," ujar pemain terbaik Afrika 2024 itu.***

 

Editor : RP Edwar Yaman
#Marco Brescianini #lazio #serie a italia #atalanta