Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Piala Super Italia: Dua Gol Dumfries Bawa Inter Milan ke Final, Tunggu Pemenang Juventus vs AC Milan

Edwar Yaman • Jumat, 3 Januari 2025 | 06:42 WIB

 

Denzel Dumfries  (kanan) dan Lautaro Martinez melakukan selebrasi usai membobol gawang Atalanta pada semifinal Piala Super Italia di Al-Awwal Park, Riyadh, Jumat (3/1/2025) dini hari WIB.
Denzel Dumfries (kanan) dan Lautaro Martinez melakukan selebrasi usai membobol gawang Atalanta pada semifinal Piala Super Italia di Al-Awwal Park, Riyadh, Jumat (3/1/2025) dini hari WIB.

RIYADH (RIAUPOS.CO) – Sepasang gol Denzel Dumfries pada babak kedua membawa Inter Milan menang 2-0 atas Atalanta untuk lolos ke final Piala Super Italia di Al-Awwal Pak, Riyad, Jumat (3/1/2025) dini hari WIB. Juara bertahan Serie A Italia itu akan berusaha memenangkan trofi untuk keempat kalinya berturut-turut. Di final Senin (6/1/2025) mendatang, Lautaro Martinez dkk menunggu pemenang Juventus dan AC Milan yang baru berlaga dini hari nanti WIB.

Dalam laga itu, manajer Inter Milan Simone Inzaghi menurunkan 11 pemain terbaiknya di starting eleven. Sementara manajer Atalanta Gian Piero Gasperini tidak bisa memainkan mesin gol mereka yang mengalami cedera, Mateo Retegui. Dua bintang Atalanta lainnya Ademola Lookman dan Charles De Ketelaere berada di bangku cadangan.

Babak pertama berakhir tanpa gol. Sebagian besar berkat kiper Atalanta, Marco Carnesecchi yang tampil gemilnang. Pertama kali, dia menggagalkan upaya Lautaro Martínez dengan refleks penyelamatan dari jarak dekat. Carnesecchi kemudian melakukan penyelamatan ganda, menangkis tembakan keras Lautaro Martinez, lalu dengan cepat bangkit untuk menghentikan usaha Federico Dimarco dari bola rebound.

Atalanta memiliki satu peluang bagus di babak pertama, berkat sundulan yang buruk dari bek Inter Alessandro Bastoni yang membuat Giorgio Scalvini menyundul bola dari jarak dekat yang langsung mengarah ke kiper Yann Sommer.

 

Setelah jeda, Inter memaksakan beberapa tendangan sudut di awal. Tim berjuluk Nerazzurri  itu memimpin pada mneit ke-49 saat bola datang ke Dumfries di kotak penalti. Dengan membelakangi gawang, pemain asal Belanda itu mengontrol bola dengan sundulan sebelum melepaskan tembakan salto yang tak mampu dibendung Marco Carnesecchi.

Gasperini merespons dengan memasukkan Lookman dan De Ketelaere bersama dengan Éderson, namun justru Inter yang berhasil mencetak gol kedua lewat serangan balik pada menit ke-61. Tepat ketika Atalanta mulai terlihat berbahaya dengan Lookman, De Ketalaerem dan Ederson.

Umpan silang Dimarco gagal diantisipasi Mehdi Taremi, tetapi jatuh ke kaki Dumfries, yang melepaskan tembakan keras dan membuat Marco Carnesecchi tak berdaya karena bola membentur mistar gawang.

"Kami tahu betapa sulitnya melawan Atalanta. Mereka hanya memberi kami sedikit ruang," kata bek Inter Milan, Bastoni kepada SportMediaset.

"Dalam situasi seperti ini, bakat individu harus bersinar dan hari ini Denzel berhasil melakukannya," ujar bek Timnas Italia.

Lautaro Martinez seharusnya bisa membjuat Atalanta kian menderita saat menerima umpan Dimarco. Tinggal berhadapan dengan kiper lawan, namun sang kapten tidak mampu menaklukkan Carnesecchi.

Inter nyaris harus membayar kesalahan beberapa menit kemudian ketika Ederson mencetak gol, tetapi gol itu dianulir karena off-side. Di injury time, giliran Yann Sommer yang tampil heroik, melakukan penyelamatan ganda terhadap Berat Djimsiti dan Lookman.

Lautaro Martinez masih sempat melakukan kesalahan fatal lainnya, tetapi Inter pantas mengalahkan Atalanta yang mungkin harus membayar harga untuk pemilihan starting eleven mereka.

"Kami punya banyak pemain. Kami telah menjalani musim yang sangat sulit di liga dan ini adalah waktu yang tepat untuk menguji pemain yang belum banyak bermain sejak awal," kata Gasperini.

"Saya tidak mengabaikan kompetisi ini. Kami mencoba untuk menang dan menemukan tim yang sangat kuat. Kami membuat terlalu banyak kesalahan," ujar manajer yang membawa Atalanta memenangi Liga Europa musim lalu itu.***

Editor : Edwar Yaman
#Inter Milan Vs Atalanta #inter milan #Marco Carnesecchi #juventus vs ac milan #piala super italia #Dumfries #atalanta