JAKARTA (RIAUPOS.CO) -- Masa depan Shin Tae-yong (STY) di Indonesia ramai dibahas. Kondisi itu terasa saat gagalnya Timnas Indonesia melaju ke babak selanjutnya di Piala AFF 2024. Di ajang tersebut, dia memutuskan dengan berani menurunkan pemain U-22.
Di Piala AFF 2024 itu, Pasukan Garuda tidak mampu lolos dari fase grup, kalah bersaing dengan Filipina dan Vietnam. Efeknya pun berantai. Ranking Indonesia di mata dunia pun turun
Media ternama Italia, Tuttosport mengatakan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir ingin sekali meloloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026. Tuttosport juga melaporkan Erick sudah berancang-ancang menunjuk pelatih baru asal Eropa untuk menunjang misi besar tersebut agar target bisa tercapai.
Rumor pemecatan STY makin kencang saat akun Instagram milik anggota Exco PSSI, Khairul Anwar memposting ucapan terima kasih untuk pelatih asal Korea Selatan pada hari Ahad (5/1). "Terima kasih STY. Kamu tetap menjadi bagian sejarah transformasi sepak bola Indonesia," tulis Khairul Anwar.
Gunjang-ganjing STY, PSSI pun kabarnya sedang melakukan pendekatan terhadap pelatih asal Belanda. Santer dikabarkan bahwa nama Louis van Gaal yang akan menjadi suksesor STY setelah mereka dikabarkan akan mengadakan pertemuan dengannya.
Namun demikian ada beberapa nama yang santer akan menjadi pengganti STY asal Belanda. Dilansir dari berbagai sumber, berikut adalah nama-nama mereka.
1. Louis van Gaal
Nama Louis van Gaal masuk ke dalam daftar bursa pengganti STY tidak lepas dari PSSI berencana menemuinya pada Februari mendatang. Informasi ini disampaikan pengamat sepak bola Tanah Air, Haris Pardede, yang mengungkapkan pertemuan itu dapat menjadi langkah besar bagi masa depan Timnas Indonesia.
Sejumlah Exco PSSI dilaporkan berencana menemui Louis van Gaal untuk membahas kemungkinan penunjukannya dalam struktur organisasi PSSI. "Rencananya, delegasi PSSI akan terbang ke Belanda pada Februari. Mereka kabarnya akan bertemu Louis van Gaal. Namun, apakah untuk menggantikan Shin Tae-yong atau menunjuknya sebagai Direktur Teknik PSSI, itu yang masih belum jelas," kata Bung Harpa dalam channel YouTube-nya.
Sedikit mengganjal jika PSSI ngotot untuk menunjuk Van Gaal adalah uzurnya usia sang pelatih. Seperti yang diketahui, dia sudah berusia 73 tahun dan faktor kesehatan membuatnya kecil kemungkinan untuk jadi pengganti STY.
2. Ruud Gullit
Nama lainnya yang digadang-gadang akan menjadi suksesor STY adalah Ruud Gullit. Legenda asal Belanda ini dikenal dengan prestasinya bersama AC Milan yang kini mempunyai segudang pengalaman kepelatihan.
Pelatih berusia 61 tahun ini pernah menangani klub-klub besar seperti Chelsea, Newcastle United, dan LA Galaxy. Namanya tentu tak bisa disepelekan. Jika diangkat menjadi pelatih Timnas Indonesia, Gullit bisa membawa pengalaman dan pengetahuan mendalam tentang sepak bola Eropa ke dalam skuad Pasukan Garuda.
3. Patrick Kluivert
Nama Patrick Kluivert masuk dalam teropong pengganti STY. Dia menjadi kandidat kuat. Hal ini tidak lepas dari kabar yang beredar di sosial media X.
Dikutip dari akun pengamat sepak bola, Firzie Idris, pengganti STY sudah mengerucut pada eks striker Timnas Belanda. "Dari beberapa sumber, sudah ada satu nama yang menjurus sebagai penerus. Eks striker Timnas Belanda," cuit Firzie di akun X pribadinya.
Untuk urusan melatih, nasib Kluivert justru bertolak belakang ketika dia masih bermain. Tercatat, pelatih berusia 48 tahun ini terakhir membesut tim Turki, Adana Demirspor yang dia antarkan hanya meraih delapan kemenangan dari 20 pertandingan, sehingga berakhir dipecat pada tahun 2023.
4. Pieter Huistra
Pelatih Borneo FC, Pieter Huistra masuk menjadi kandidat untuk pengganti STY di Timnas Indonesia. Nama sang pelatih muncul tidak lepas dari dukungan pengamat sepak bola Coach Justin. Usulan ini muncul saat Timnas yang secara mengejutkan takluk di tangan Filipina pada laga terakhir fase grup Piala AFF.
Menurutnya, Huistra yang memiliki pengalaman melatih klub-klub di Belanda dan Uzbekistan, dinilai memiliki kemampuan membangun chemistry dengan pemain diaspora yang saat ini mendominasi skuad Pasukan Garuda. Tak lupa, Huistra juga pernah bersinggungan di Timnas Indonesia dengan menjabat direktur teknik di tahun 2014-2015 dan menjadi interim pelatih pada tahun 2015.
5. Giovanni van Bronckhorst
Berikutnya, eks bek sayap kiri Barcelona, Giovanni van Bronckhorst yang dihubungkan bakal mengisi kursi kepelatihan milik STY di Timnas Indonesia. Saat ini, Van Bronckhorst berusia 49 tahun dan memiliki karier yang cukup lumayan dalam dunia pelatih. Dia terbilang sukses saat membesut Feyenoord di Liga Belanda.
Bersama klub tersebut, pelatih yang mempunyai darah Ambon ini berhasil mempersembahkan lima trofi bergengsi di Belanda dan membuat klub asal Skotlandia, Glasgow Rangers terpikat. Di Skotlandia, Van Bronckhorst mencatatkan gelar dengan mengantarkan Rangers menjadi kampiun Piala Skotlandia usai di final mengalahkan Hearts 2-0.
Setelah di Rangers, Van Bronckhorst memutuskan bergabung bersama Besiktas. Meskipun sanggup mempersembahkan gelar Piala Super Turki di awal musim, nasibnya justru berakhir dipecat setelah gagal mengangkat performa tim di liga domestik.
Indikasi Van Bronckhorst menjadi pelatih Timnas Indonesia menguat adalah dalam beberapa hari lalu keluarga besarnya terlihat di Stadion Dipta menonton laga Bali United.
Editor : Rinaldi