JEDDAH (RIAUPOS.CO) - Gelandang Barcelona Pedri membantah bahwa para pemain klub Catalan itu mempertimbangkan untuk memboikot Timnas Spanyol atas perselisihan seputar pendaftaran Dani Olmo.
Olmo -- dan sesama pemain Barça Pau Víctor -- diberikan penangguhan sementara pekam ini, sementara Kementerian Olahraga Spanyol CSD mempertimbangkan banding Barcelona terhadap keputusan LaLiga dan Federasi Sepakbola Spanyol untuk menolak pendaftaran mereka untuk paruh kedua musim ini.
Kedua pemain kini telah didaftarkan ulang sementara CSD menganalisis kasus tersebut, dan siap untuk dipilih di final Piala Super Spanyol Barcelona melawan Real Madrid di Jeddah, Arab Saudi, Senin (13/1/2025) dini hari WIB.
Saluran Catalan TV3 mengatakan bahwa pemain Barça mengancam akan menolak bermain untuk Timnas Spanyol jika pendaftaran Olmo ditolak, sebagai protes atas tindakan yang juga akan melarangnya mewakili negaranya.
"Orang-orang mengatakan pemain tim nasional Spanyol tidak akan pergi [bermain] tetapi saya mendengarnya dan terkejut karenanya, itu bohong," kata Pedri dalam konferensi pers di Jeddah pada Sabtu.
"Saya tidak akan mengatakan tidak kepada tim nasional. Saya suka bermain untuk tim nasional. Itu bohong, saya harap tidak ada yang mempercayainya."
Hukum Spanyol mewajibkan pemain yang dipilih oleh tim nasional untuk menjawab panggilan. Olmo dan Victor dibatalkan pendaftarannya oleh LaLiga pada 31 Desember setelah Barça melewatkan tenggat waktu untuk menunjukkan bahwa mereka dapat mematuhi batasan pengeluaran skuad di LaLiga.
Klub kemudian memberikan bukti yang diperlukan, tetapi LaLiga menemukan bahwa para pemain tidak dapat didaftarkan lagi berdasarkan aturan yang melarang pemain didaftarkan dua kali dengan klub yang sama di musim yang sama. Barça mengajukan banding atas keputusan itu, dan CSD kemudian memberikan perintah sementara sebelum putusan.
"Ini kabar baik bagi kami," kata Pedri.
"Posisi mereka saat ini sangat sulit, karena mereka tahu mereka tidak bisa bermain. Saya ditemani Dani Olmo di meja makan saya. Sulit bepergian ke sini tanpa tahu apakah Anda bisa bermain. Saya sangat senang untuknya dan untuk Pau, mereka pasti akan berkontribusi banyak."
LaLiga mengatakan bahwa mereka sekarang sedang mempelajari keputusan CSD sebelum kemungkinan banding, dan sejumlah klub, termasuk Atlético Madrid, telah merilis pernyataan yang mengkritik keputusan tersebut, dengan alasan bahwa keputusan itu merusak kontrol keuangan liga.
"Setiap klub punya pendapatnya sendiri tentang setiap kasus," kata Pedri. "Saya senang mereka ada di tim, mereka berdua penting bagi kami. Apa yang orang lain pikirkan adalah pendapat mereka."***
Editor : Edwar Yaman