MANCHESTER (RIAUPOS.CO) - Manajer Manchester United Ruben Amorim mengatakan ia lebih suka memainkan pelatih kipernya yang berusia 63 tahun Jorge Vital di timnya daripada Marcus Rashford. Kecuali penyerang yang kurang diminati itu mulai memberikan yang terbaik setiap hari dalam latihan dan kehidupan.
Pemain internasional Inggris Marcus Rashford tidak dimasukkan dalam tim untuk pertandingan ke-11 berturut-turut oleh Amorim saat Man United menang 1-0 atas Fulham di Liga Premier, Senin (27/1/2025) dini hari WIB.
Pemain berusia 27 tahun itu mengatakan bulan lalu bahwa ia siap mencari tantangan baru di luar Old Trafford setelah dicadangkan saat Man United menang 2-1 atas Manchester City di Etihad pada 15 Desember. Namun Rashford sejauh ini belum dapat menemukan klub baru selama bursa transfer Januari.
Meskipun penyerang Rasmus Hojlund dan Joshua Zirkzee hanya mencetak satu gol sejak awal Desember, Amorim mengatakan ia tidak akan mengembalikan Rashford ke tim kecuali ia mengubah sikapnya.
"Sama saja, selalu sama alasannya," kata Amorim ketika ditanya mengapa ia terus mengabaikan Rashford.
"Alasannya adalah latihan. Cara saya melihat apa yang seharusnya dilakukan pemain sepakbola dalam latihan, dalam kehidupan, setiap hari, setiap detail. Jadi, jika keadaan tidak berubah, saya tidak akan berubah,” ujar manajer asal Portugal itu.
“Situasinya sama untuk setiap pemain. Jika Anda melakukan yang terbaik, jika Anda melakukan hal yang benar, kami dapat menggunakan setiap pemain. Dan Anda dapat melihatnya hari ini di bangku cadangan. Kami kehilangan sedikit kecepatan untuk maju dan mengubah permainan, menggerakkan beberapa pemain,” jelas Amorim.
"Tetapi saya lebih suka seperti itu. Saya akan memasukkan Jorge Vital sebelum saya memasukkan pemain yang tidak memberikan yang terbaik setiap hari. Jadi saya tidak akan mengubah bagian itu," tegas Amorim.
Amorim, yang tiba dari juara Portugal Sporting CP pada bulan November, merayakan ulang tahunnya yang ke-40 pada hari Senin. Namun setelah kemenangan Fulham, ia mengatakan ia merasa jauh lebih tua setelah tugas singkatnya di United.
"Ini bukan 40. Saya 50!" katanya.
"Setelah dua bulan di Manchester United, usiaku kini 50 tahun. Merupakan suatu keistimewaan untuk merayakan ulang tahunku yang ke-40 di sini. Perasaan menang dan tiga poin itu sangat penting bagi kami. Anda tidak dapat melihat peningkatan yang besar dalam tim dan itu adalah fakta, tetapi menang membantu kami untuk berkembang,” ujarnya.
Amorim menyebut skuadnya kurang beruntung dalam beberapa pertandingan. Namun hari ini, bukan pertandingan terbaik mereka, meski berhasil menang.
“Yang penting adalah saya memiliki ide yang jelas tentang apa yang ingin saya lakukan. Terkadang saya frustrasi. Kami ingin memainkan gaya yang berbeda dan kami akan memainkan gaya yang berbeda di masa mendatang," ujarnya mengakhiri.***
Editor : Edwar Yaman