JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes semakin tak tergantikan di Venezia. Pemain dengan nomor punggung 4 itu kembali dipercaya Eusebio Di Francesco sebagai kapten saat timnya kalah 0-1 dari AS Roma dalam lanjutan Serie A Italia, Ahad (9/2/2025) malam WIB.
Pada babak pertama, Venezia sempat menguasai permainan dan terlihat lebih mengancam. Namun, pada babak kedua semuanya berubah. AS Roma mencetak gol kemenangan lewat pemain bintangnya asal Argentina Paulo Dybala dari titik putih pada menit ke-57. Penalti didapat AS Roma setelah bek kiri Angelino dilanggar Alesaandro Marcandalli di kotak terlarang.
Meski kalah, Jay Idzes bermain penuh sebagai kapten. Idzes menunjukkan kualitas kepemimpinannya dengan tampil solid di lini belakang. Ia banyak berduel dengan para penyerang kelas dunia AS Roma seperti Artem Dovbyk dan Paulo Dybala.
Walaupun timnya kalah, Jay Idzes tetap tampil impresif. Ia mencatatkan tiga intersep, satu blok, dan empat sapuan selama pertandingan. Penampilan solidnya membuatnya mendapatkan rating 7.1 dari Fotmob, rating tertinggi di antara bek-bek Venezia lainnya. Idzes membuktikan dirinya sebagai pilar di lini belakang yang kokoh meski hasil akhir tidak berpihak pada Venezia.
Sementara itu gelandang andalan Timnas Indonesia Thom Haye tampil impresif di lini tengah Almere City saat mengalahkan Utrech dalam laga Eredivisie Belanda. Haye mampu menunjukkan kelasnya sebagai pengatur serangan sejak menit pertama, ia berduet dengan van de Kaamp di lini tengah Almere City. Namun pada menit ke-75, Haye harus digantikan setelah menerima kartu kuning dan terlibat friksi dengan pemain Utrecht, Aaronson.
Meski The Professor, julukan Haye, ditarik keluar, Almere City tetap berhasil mengamankan kemenangan tandang pertama mereka di musim 2024/2025 dengan skor 1-0. Kemenangan ini juga menjadi kemenangan ketiga Almere City di Eredivisie musim ini.
Meskipun dua punggawa timnas Indonesia ini mendapatkan hasil yang berbeda, Tom Haye dan Jay Idzes tetap menunjukkan performa yang solid. Pemain-pemain kelahiran Belanda ini menjadi bagian penting dalam tim masing-masing serta mengukuhkan posisinya sebagai pemain utama di klub-klub Eropa.***
Editor : Edwar Yaman