JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Sejatinya Riau masih memiliki klub di Liga 2 musim depan. Itu bukan karena PSPS Pekanbaru gagal promosi ke Liga 1, tapi karena ada klub yang dulunya asal Pekanbaru yang promosi dari Liga 3 Nusantara. Klub itu adalah Tornado FC Pekanbaru. Klub yang b
erdiri pada 2018 lalu itu telah memastikan diri ke final Liga Nusantara musim 20024-2025 sekaligus promosi ke Liga 2 musim depan. Tim ini telah mencatatkan sejarah penting dalam perjalanan sepakbola mereka. Keberhasilan ini diraih melalui serangkaian pertandingan yang penuh kerja keras, menunjukkan komitmen serta semangat juang tinggi dari seluruh tim.
Baca Juga: BRK Syariah Cabang Jakarta Semakin Kokoh di Pusat Bisnis Nasional
Untuk diketahui Tornado FC berdiri pada 2018 dan bermarkas di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, Pekanbaru. Tornado FC telah mencatatkan beberapa prestasi yang cukup baik dalam beberapa tahun terakhir. Mereka berhasil menjadi juara Liga 3 Zona Riau pada tahun 2019. Selain itu, mereka juga menjadi runner-up Liga 3 Riau pada musim 2021 dan 2023.
Berkat prestasinya di Liga 3 Riau, Tornado FC mendapatkan kesempatan untuk tampil di babak nasional Liga 3. Pada musim 2023/2024, mereka memulai langkah dari Babak 80 Besar hingga melaju ke Babak 8 Besar. Sayangnya pada Babak 8 Besar, Tornado FC berada di dasar klasemen Grup F tanpa mendapatkan poin sama sekali dan gagal promosi ke Liga 2.
Dengan penuh kerja keras dan kesabaran, akhirnya perjalanan Tornado FC di Liga 3 Nusantara musim 2024/2025 membuahkan hasil dan mendapatkan tiket promosi menuju Liga 2 setelah tampil meyakinkan.
Tornado FC, tampil sebagai pemuncak klasemen Grup A pada babak penyisihan Liga 3, setelah berhasil mengumpulkan 29 poin, hasil 9 menang, 2 seri, dan 3 kalah dari 14 laga. Hal ini cukup untuk Tornado FC melaju ke Babak Enam Besar Liga 3 Nusantara.
Datang dengan modal positif di Babak Enam Besar, Tornado FC tergabung di Grup X bersama dengan Persekabpas dan PSGC Ciamis. Persekabpas merupakan runner-up Grup B di babak penyisihan sedangkan PSGC Ciamis berada di posisi klasemen ke-3 Grup A.
Tornado FC tampil perkasa tanpa perlawanan cukup berat dari dua lawannya. Lagi-lagi klub yang sudah berganti kepemilikan dan berhaome base di Solo, berhasil berada di puncak klasemen dengan total 10 poin, tanpa kekalahan dan hanya bermain imbang satu kali saat melawan PSGC Ciamis.
Salah satu momen krusial dalam perjalanan ini adalah kemenangan meyakinkan 3-0 atas PSGC Ciamis pada 17 Februari lalu di Stadion Srwiedrai Solo, yang memastikan tiket promosi ke Liga 2. Gol-gol dalam pertandingan tersebut dicetak oleh Yanuar Baehaki, Muhammad Ferdiansa, dan Saiful Arifin yang masuk sebagai pemain pengganti.
“Dengan kemenangan ini, kami sudah pasti promosi dan akan menuju grand final. Sampai di final adalah bonus, tapi yang utama adalah kerja keras semua elemen tim. Liga 2 akan menjadi tantangan yang lebih berat, karena persaingannya lebih ketat dibandingkan Liga 3. Kami harus mempersiapkan diri dengan lebih baik lagi,” ungkap pelatih Tornado FC Pekanbaru, I Wayan Sukadana.
Setelah memastikan tiket promosi liga 2 musim depan, Tornado FC kini harus menyelesaikan misi terdekatnya yaitu meraih title juara Liga 3 Nusantara 2024/2025. Tornado FC akan menghadapi Sumut United FC sebagai pemuncak klasemen Grup Y dalam perebutan juara Liga 3 Nusantara pada 27 Februari mendatang di Stadion Indomilk, Tangerang.***
Editor : Edwar Yaman