Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Harapan Arsenal Mengejar Liverpool Kian Sulit setelah Kalah dari West Ham di Kandang Sendiri

Edwar Yaman • Minggu, 23 Februari 2025 | 07:39 WIB
Kapten Jarrod Bowen mencetak gol kemenangan West Ham United yang dapat mengakhiri perjuangan Arsenal untuk meraih gelar Liga Premier Inggris.
Kapten Jarrod Bowen mencetak gol kemenangan West Ham United yang dapat mengakhiri perjuangan Arsenal untuk meraih gelar Liga Premier Inggris.

LONDON (RIAUPOS.CO) - Harapan Arsenal untuk meraih gelar Liga Primer Inggris makin berliku ketika gol Jarrod Bowen sebelum turun minum memberi kemenangan West Ham 1-0 atas tuan rumah di Emirates Stadium, London, Sabtu (22/2/2025) malam WIB.

Jared Bowen menyundul bola dari jarak dekat pada menit ke-44. Arsenal yang kehilangan sejumlah penyerang yang cedera tidak dapat mencegah kekalahan kandang pertama mereka di Liga Premier musim ini.

Arsenal nyaris tak merepotkan kiper tim tamu Alphonse Areola sepanjang laga. Tim berjuluk The Gunners itu melepaskan dua tembakan tepat sasaran, dan bermain selama 20 menit terakhir dengan 10 pemain setelah pemain pengganti Myles Lewis-Skelly dikartu merah karena menjatuhkan Mohammed Kudus.

Tim asuhan Mikel Arteta yang berada di posisi kedua memiliki 53 poin dari 26 pertandingan. Mereka berada delapan poin di belakang pemuncak klasemen Liverpool yang akan menghadapi juara bertahan Manchester City pada Ahad (23/2/2025) malam ini WIB.

Kekalahan kanadang terakhir Arsenal di Liga Premier terjadi 10 bulan lalu melawan Aston Villa. Dan itu akhirnya terbukti menentukan karena mereka gagal mencegah Manchester City memenangkan gelar keempat berturut-turut.

Ketika para penggemar Arsenal meninggalkan stadion Sabtu malam, mereka pasti merasa seolah-olah upaya mereka untuk meraih gelar lainnya akan berakhir dengan kegagalan. Terutama jika Liverpool menang malam nanti.

Dengan Kai Havertz, Gabriel Jesus, Gabriel Martinelli, dan Bukayo Saka semuanya cedera, penyerang sementara Mikel Merino terbukti menjadi solusi yang tidak mungkin, meski pekan lalu mencetak dua gol dalam kemenangan 2-0 di Leicester City.

Arsenal bisa memperkecil selisih dengan Liverpool menjadi lima poin dan memberikan tekanan nyata pada tim asuhan Arne Slot jika mereka mengalahkan tim West Ham yang mereka kalahkan 5-2 di kandang lawan musim ini. Sebaliknya, bagi West Ham kemenangan ini sangat berharga. Pasaknya mereka hanya meraih dua kemenangan dalam enam pertandingan liga di bawah manajer baru Graham Potter.

Keterbatasan serangan Arsenal terekspose dengan kejam di babak pertama saat pertahanan West Ham mampu berjalan santai di sore yang hangat seperti musim semi di London utara.

"Ini pukulan telak. Penampilan hari ini tidak cukup baik. Benar-benar mengecewakan," kata kapten Arsenal, Martin Odegaard.

"Kami sedikit kurang efisien di sepertiga akhir. Kami harus melihat kembali permainan dan menganalisisnya, tetapi itu tidak cukup baik," jelas gelandang asal Norwegia itu.

Selain tembakan keras Riccardo Calafiori yang langsung mengarah ke kiper West Ham Areola, tuan rumah tidak berbuat apa-apa dengan keunggulan penguasaan bola mereka.

Di sisi lain, West Ham tampak berbahaya dalam serangan balik dengan sundulan Tomás Soucek dua kali melenceng dari sasaran dan kapten Jred Bowen melepaskan tembakan melebar.

Menjelang turun minum, para penggemar Arsenal sudah mulai gelisah ketika West Ham memimpin. Jared Bowen merebut bola di tepi area pertahanannya sendiri dan mengumpankannya ke Aaron Wan-Bissaka yang berlari cepat di sisi kanan sebelum mengumpankan umpan silang kepada Bowen yang menunduk dan menyundul bola melewati David Raya.

Para penggemar West Ham bersenang-senang dan bersorak kegirangan ketika gelandang Arsenal Declan Rice digantikan di awal babak kedua oleh pemain muda Lewis-Skelly setelah penampilan yang tidak efektif melawan mantan klubnya.

Arsenal terengah-engah setelah jeda dan tugas mereka semakin berat ketika Lewis-Skelly menjatuhkan Mohammed Kudus di garis tengah saat pemain West Ham itu bersiap untuk melepaskan diri saat David Raya berada jauh dari gawangnya.

Kartu kuning awalnya diberikan, tetapi setelah pemeriksaan monitor VAR, wasit Craig Pawson menaikkannya menjadi merah. West Ham bertahan dari tekanan di akhir pertandingan melawan 10 pemain saat mereka meraih 30 poin dari 26 pertandingan.

"Semua orang meremehkan kami tetapi kami tidak pernah meremehkan diri sendiri karena kami tahu kami dapat memenangkan pertandingan sepakbola apa pun," kata Jarrod Bowen.***

 

Editor : Edwar Yaman
#arteta #ARSENAL #Jarrod Bowen #west ham #liga premier #the gunners