MANCHESTER (RIAUPOS.CO) - Pep Guardiola mengatakan sekiranya Manchester City mamapu memenangkan Piala FA, namun itu tidak akan bisa menyelamatkan musim ini yang buruk.
Man City memastikan tempat mereka di perempatfinal Piala FA dengan kemenangan 3-1 yang diraih dengan susah payah atas Plymouth Argyle di Stadion Etihad, Manchester pada Sabtu (1/3/2025) waktu setempat.
Tim besutan Guardiola telah mencapai delapan besar kompetisi untuk tahun ketujuh berturut-turut. Namun, ia mengakui jika mampu mengangkat trofi, itu tidak akan bisa menebus kegagalan mereka dalam merebut gelar Liga Premier dan tersingkir lebih awal dari Liga Champions.
"Lebih baik memenangkan treble atau quadruple, ayolah," kata Guardiola.
"Musim ini, terutama dalam dua kompetisi, kami tidak bermain bagus. Dan itulah kenyataannya. Kami tidak lolos untuk pertama kalinya [ke babak 16 besar] Liga Champions sejak kami berada di sini, dan di Liga Premier dengan 13, 14, 15 pertandingan tersisa, kami tidak memiliki peluang untuk memenangkan [gelar]. Itu tidak pernah terjadi. Musim ini tidak berjalan baik."
Man City harus bangkit dari ketertinggalan satu gol melawan Plymouth, penakluk Liverpool di babak terakhir, setelah Maksym Talovierov membawa tim Championship itu unggul.
Nico O'Reilly, yang bermain sebagai bek kiri sementara, menyamakan kedudukan sebelum turun minum dan menambah gol kedua setelah jeda. Kevin De Bruyne menutup pertandingan dengan gol ketiga di menit terakhir.
O'Reilly (19 tahun), menjadi incaran Chelsea di bursa transfer Januari sebelum Man City memutuskan untuk menolak tawaran di menit-menit akhir.
"Terkadang Anda mengambil keputusan yang tepat, jika tidak, dia tidak akan mencetak dua gol hari ini," kata Guardiola.
"Dia bukan pemain akademi pada umumnya. Dia pemain yang kuat secara fisik, menurut saya dia pemain nomor 10. Dia dapat bermain di beberapa posisi. Dia menjadi ancaman dari bola mati karena dia kuat. Saya sungguh senang untuknya karena dia banyak membantu kami," ujarnya.
Editor : Edwar Yaman