PEKANBARU (RIAU POS.CO) -- Kekhawatiran melanda para atlet dan pelatih Riau peraih medali yang telah berjuang di Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara 2024, lalu. Pasalnya, hingga saat ini setelah ajang tersebut usai 2024 lalu, bonus bagi atlet peraih medali belum juga cair.
Bagi para atlet, bonus bukan sekadar apresiasi atas kerja keras mereka, tetapi juga menjadi penyemangat untuk menghadapi kejuaraan-kejuaraan selanjutnya yang akan mengharumkan nama Riau.
"Ketika kami mendapatkan medali di ajang PON, kami disanjung-sanjung. Tetapi bonus yang dijanjikan kepada kami tak kunjung direalisasi," ujar pelatih Senam Riau, Ahmad Marcos, Rabu (12/3/2025).
Ia mengatakan, atlet dan pelatih sudah berjuang di PON Aceh Sumut 2024.
Sejumlah prestasi pun sudah diraih. Hingga Riau bisa meraih prestasi membanggakan di PON.
"Kami mengorbankan segalanya di PON. Ini demi nama Riau. Untuk itu kami berharap kepada Pak Gubernur Riau agar bisa segera merealisasikan bonus pada atlet dan pelatih yang berprestasi. Apalagi Idulfitri sudah makin dekat," sebutnya.
Marcos merasa prihatin, pasalnya seakan-akan atlet yang telah berjuang mengharumkan nama Riau tetapi seperti diabaikan saja.
Mereka hanya disanjung dan dipuji ketika berhasil meraih medali.
Sementara beberapa provinsi lain sangat peduli dengan kondisi atletnya. Dan sudah membagikan bonus PON kepada atlet dan pelatihnya seperti Jawa Barat, Kaltim, Aceh dan lainnya.
Sementara Provinsi Riau hingga saat ini belum ada kabar.
"Saya sangat prihatin sekali dengan kondisi atlet saya yang telah berjuang mengharumkan nama Riau," pungkasnya.
Editor : Rinaldi