Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Pengadilan Spanyol Batalkan Putusan Bersalah terhadap Dani Alves atas Penyerangan Seksual

Edwar Yaman • Jumat, 28 Maret 2025 | 23:55 WIB
Pengadilan Spanyol batalkan putusan bersalah terhadap mantann pemain Timnas Brasil dan Barcelona.    Dani Alves dijatuhi hukuman penjara pada Februari 2024
Pengadilan Spanyol batalkan putusan bersalah terhadap mantann pemain Timnas Brasil dan Barcelona. Dani Alves dijatuhi hukuman penjara pada Februari 2024

MADRID (RIAUPOS.CO) Mantan pemain Barcelona Dani Alves memenangkan bandingnya terhadap putusan bersalah atas penyerangan seksual setelah pengadilan Spanyol membatalkan putusan tersebut pada hari Jumat (28/3/2025).

Dani Alves dinyatakan bersalah pada bulan Februari 2024 atas pemerkosaan seorang wanita di sebuah kelab malam pada bulan Desember 2022 dan dijatuhi hukuman empat tahun enam bulan penjara. Mantan bek Brasil dan Barcelona itu membantah melakukan kesalahan selama persidangan tiga hari.

Pengadilan tersebut memutuskan pada hari Jumat bahwa tidak ada "bukti yang cukup" untuk mengesampingkan praduga tak bersalah Alves.

Persidangan Dani Alves adalah kasus pertama yang mendapat banyak perhatian sejak Spanyol merombak undang-undangnya pada tahun 2022 untuk menjadikan persetujuan sebagai hal utama dalam mendefinisikan kejahatan seksual sebagai respons terhadap gelombang protes setelah kasus pemerkosaan massal selama festival lari banteng San Fermin di Pamplona pada tahun 2016.

Undang-undang yang dikenal sebagai undang-undang "hanya ya berarti ya" mendefinisikan persetujuan sebagai ekspresi eksplisit dari keinginan seseorang, yang memperjelas bahwa diam atau pasif tidak sama dengan persetujuan.

Namun, keempat hakim pengadilan banding yang berpusat di Barcelona memutuskan dengan suara bulat untuk membatalkan putusan setelah meninjau bukti dan kesaksian yang diberikan kepada pengadilan yang lebih rendah. Dalam putusan mereka, mereka menulis bahwa kesaksian penggugat "sangat berbeda" dari bukti rekaman video yang diambil sebelum wanita itu dan Alves memasuki kamar mandi tempat dia mengatakan bahwa Alves memaksanya untuk berhubungan seks tanpa persetujuannya.

Sebelum persidangan tahun lalu, korban yang diduga mengatakan kepada jaksa penuntut negara bahwa dia telah berdansa dengan Alves di kelab malam dan dengan sukarela masuk ke kamar mandi, tetapi kemudian ketika dia ingin pergi, Alves tidak mengizinkannya. Dia mengatakan Alves menamparnya, menghinanya, dan memaksanya berhubungan seks tanpa keinginannya.

Alves membantah tuduhan tersebut dalam persidangan tiga hari itu.

"Dia tidak pernah menyuruh saya berhenti. Kami berdua bersenang-senang," kata Alves, sambil mengulangi bahwa wanita itu tidak pernah meminta untuk pergi atau menunjukkan tanda-tanda bahwa dia tidak ingin berhubungan seks dengannya. Alves juga membantah telah menampar atau menghinanya.

Dani Alves, yang kini berusia 41 tahun, ditahan di penjara dari 20 Januari 2023 hingga Maret 2024 hingga dia dibebaskan setelah membayar 1 juta euro (saat itu $1,2 juta) untuk jaminan sambil menunggu bandingnya. Dia juga menyerahkan paspornya, sementara jaksa penuntut berpendapat agar dia tidak dibebaskan dengan jaminan karena kemungkinan risiko melarikan diri.

Jaksa menginginkan hukuman penjaranya ditingkatkan menjadi sembilan tahun sementara pengacara korban menginginkannya tetap berada di balik jeruji besi selama 12 tahun.

Keputusan ini dapat diajukan banding ke Mahkamah Agung Spanyol di Madrid. Dani Alves adalah salah satu pemain tersukses di generasinya dan memenangkan puluhan gelar bersama klub-klub elite termasuk Barcelona, ​​Juventus, dan Paris Saint-Germain.

Ia juga membantu Brasil memenangkan Copa América dua kali dan medali emas Olimpiade pada usia 38 tahun. Ia bermain di Piala Dunia ketiganya, satu-satunya gelar utama yang belum dimenangkannya, pada tahun 2022.

Ia bermain untuk Barcelona dari tahun 2008-16, membantu tim tersebut memenangkan tiga Liga Champions dan enam gelar LaLiga, dan sempat bergabung kembali dengan klub tersebut pada tahun 2022. Ia masih memiliki tempat tinggal di dekat kota tersebut.

Ia berada di klub Liga MX Pumas ketika ia ditangkap. Pumas segera mengakhiri kontraknya.***

Editor : Edwar Yaman
#pengadilan #penyerangan seksual #dani alves #spanyol