BLITAR (RIAUPOS.CO) – Tiga laga tanpa kemenangan sukses diakhiri Persija Jakarta. Ini setelah tim berjuluk Macan Kemayoran itu sukses mengalahkan tuan rumah Persik Kediri 1-0 di Stadion Gelora Soeprijadi, Blitar, Sabtu (19/4/2025) malam. Tambahan tiga poin membuat Persija naik ke posisi keempat dengan 47 poin hasil 13 menang, 8 seri, dan 8 kalah dari 29 laga.
Gol kemenangan Persija tercipat melalui penalti Ondrej Kudela pada pada menit ketiga. Penalti didapat setelah Rayhan Hannan dilanggar di dalam kotak penalti.
Kemenangan ini membuat Persija kembali ke jalur kemenangan di Liga 1 2024/2025. Terakhir kali Macan Kemayoran meraih poin penuh adalah saat menghadapi PSIS Semarang pada 5 Maret lalu.
Bermain di kandang lawan, Persija langsung menunjukkan penampilan agresif dari menit pertama. Persija pun hanya perlu waktu kurang dari dua menit untuk menciptakan ancaman pertama ke lini pertahanan Persik.
Yakni lewat Muhammad Rayhan Hannan yang melakukan pergerakan menusuk ke area kotak penalti dari sisi kanan penyerangan. Namun aksinya langsung dilanggar oleh Yusuf Meilana yang berbuah titik putih untuk Persija Jakarta.
Ondrej Kudela sebagai eksekutor tak menyia-siakan kesempatan. Dia melakukan tugasnya dengan baik dengan melepaskan tembakan mendatar ke sisi kiri penjaga gawang, menipu Husna yang menjatuhkan diri ke arah sebaliknya. Persija unggul 1-0 dalam waktu tiga menit.
Keunggulan 1-0 tak membuat Persija mengendurkan serangan. Trio Dony Tri, Ryo Matsumura, dan Rayhan Hannan terus coba mengancam gawang Persik. Salah satunya lewat Dony Tri pada menit ke-11, yang melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Tapi tendangannya masih melambung.
Namun, petaka menghampiri Dony Tri. Dia harus ditarik keluar pada menit ke-20 karena mengalami cedera. Pelatih Carlos Pena pun mengganti dirinya dengan Ramon Bueno. Pergantian itu cukup mengubah alur permainan Macan Kemayoran. Tapinintensitas laga tak kurang.
Malah, laga semakin sengit karena Persik Kediri mulai berani keluar dari tekanan. Macan Putih beberapa kali coba membalas serangan meski tak ada yang membahayakan. Termasuk tembakan spekulasi Kiko yang masih tak tepat sasaran.
Lima menit jelang babak pertana berakhir, Persija nyaris menggandakan keunggulan. Berawal dari Hanif Sjahbandi yang mengirimkan umpan ke sisi kiri penyerangan, Firza Andika kemudian melanjutkannya dengan memberikan bola kepada Maciej Gajos di kotak penalti.
Gajos yang berdiri sedikit bebas, langsung mengkonversi umpan ciamik Firza Andika dengan sundulan. Sayang, tandukannya masih membentur sisi kiri gawang Persik Kediri. Babak pertama pun berakhie dengan skor 1-0 untuk keunggulan Persija.
Baca Juga: Perpisahan Kelas XII Pondok Pesantren Dar El Hikmah Pekanbaru Digelar Penuh Haru, Doa dan Harapan
Memasuki babak kedua, tempo yang dimainkan Persija lebih lambat. Tapi usaha untuk membongkar dan menembus pertahanan Macan Putih untuk gol kedua terus dilakukan.
Sementara Persik, masih mengandalkan skema serangan balik. Macan Putih juga perlahan coba keluar dari tekanan lewat ancaman yang dilepaskan oleh Majed Osman, Nuri Fasya, Ramiro Fergonzi, hingga Ze Valente.
Kedua tim pun saling berbalas serangan di pertengahan babak kedua. Situasi sedikit berubah memasuki akhir laga. Persik sebagai tuan rumah lebih intens dalam menyerang pertahanan Persija Jakarta.
Ezra Walian yang baru kembali bermain setelah absen panjang, tercatat menciptakan dua peluang berbahaya untuk Persik di menit-menit akhir. Tapi sepakannya masih melebar di sisi gawang Carlos Eduardo. Pertandingan pun akhirnya tuntas dengan skor 1-0.***
Editor : Edwar Yaman