LOS ANGELES (RIAUPOS.CO) - Dallas Mavericks memutuskan untuk melakukan trade atau pertukaran Luca Doncic dengan forward Los Angeles Lakers Anthony Davis pada Februauri lalu. Doncic yang kala itu masih terjaga hingga larut malam terkejut bukan kepalang begitu mengetahui kabar itu.
Doncic, yang awalnya tengah bersantai menonton film, berubah jadi emosional. Dia marah, sedih, tak percaya. Atlet basket 26 tahun itu kemudian meluapkan emosi tersebut dengan melempar iPhone miliknya.
Gawai tersebut retak di bagian belakang. Entah bisa dikatakan beruntung atau tidak, iPhone itu masih bisa melakukan panggilan telepon dan mengirim pesan teks.
“Masih berfungsi,” kata Doncic ketika bercerita kepada Malika Andrews dari ESPN.
Tapi, Doncic masih tak percaya. Dia lantas mencoba mengingat tanggal. Berharap hari itu adalah 1 April. Momen di mana setiap orang ‘boleh berbohong’ untuk merayakan April Mop. Sayangnya, trade tersebut tentu bukanlah lelucon.
“Hal pertama yang saya katakan, mungkin sampai tiga kali, ini adalah tanggal 1 April,” beber Doncic.
"Saya sedih. Saya masih terkejut. Shock yang luar biasa. Sejujurnya, saya merasa hati saya hancur,” tuturnya.
General Manager Mavericks Nico Harrison jadi aktor utama trade tersebut. Selain Davis, Mavericks juga mendapatkan Max Christie dan pilihan draft putaran pertama tahun 2029. Harrison percaya jika itu keputusan terbaik. Dalam sebuah wawancara, dia bahkan menganggap Davis lebih cocok dengan budaya yang ada dalam tim.
Sebuah anggapan yang dikecam oleh Doncic.
“Sungguh menyedihkan cara dia berbicara sekarang,” kata Doncic. “Saya tidak pernah mengatakan hal buruk tentangnya. Dan saya hanya ingin melupakannya,” beber atlet basket asal Slovenia itu.***
Editor : Edwar Yaman