BARCELONA (RIAUPOS.CO) - Pelatih Barcelona Hansi Flick mengatakan pada hari Jumat bahwa Lamine Yamal harus bekerja keras dan terus meniru penampilannya saat melawan Inter Milan untuk mencapai level Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.
Yamal (17 tahun) mencetak gol pertama Barça saat mereka bangkit untuk bermain imbang 3-3 dengan Inter pada leg pertama semifinal Liga Champions pada Kamis dini hari lalu, dengan penampilannya yang menuai pujian di seluruh dunia.
Pelatih Inter Milan Simone Inzaghi menyebutnya sebagai bakat yang hanya muncul setiap 50 tahun. Sementara Hansi Flick menyebutnya sebagai seorang jenius setelah pertandingan.
"Ia tahu apa yang saya inginkan darinya," kata Hansi Flick menjelang pertandingan LaLiga hari Sabtu melawan Real Valladolid ketika ditanya apa langkah selanjutnya bagi Lamine Yamal.
"Ketika Anda mampu bermain di level ini, Anda harus menunjukkannya lagi. Ini bukan tentang satu pertandingan. Setiap pemain memiliki potensi untuk menjadi lebih baik dan ini juga yang ia butuhkan,” lanjut pelatih asal Jerman itu.
"Bukan hanya bakat, kejeniusannya, tetapi juga kerja keras ketika Anda ingin mencapai level ini, [seperti Cristiano] Ronaldo, [Lionel] Messi, pemain-pemain hebat di masa lalu. Kita semua harus tetap tenang dan mari kita lihat apa yang terjadi. Kami sangat senang dia bermain bersama kami dan dia berada di level ini di usia 17 tahun, ini luar biasa,” lanjut mantan pelatih Bayern Munich itu.
"Kami tahu dia juga harus bekerja keras untuk [mempertahankan] ini dan mungkin menjadi lebih baik dan lebih baik lagi. Saya pikir dia juga menginginkan ini. Ini bukan akhir."
Yamal, yang telah mencetak 15 gol dan membantu tercipta 24 gol lagi musim ini. Dia salah satu dari beberapa pemain yang bisa diistirahatkan saat Barça bertandang ke markas tim juru kunci Valladolid di LaLiga pada hari Sabtu.
Hansi Flick mengatakan akan ada perubahan dengan leg kedua melawan Inter yang akan berlangsung pada hari Selasa, dengan kiper Marc-André ter Stegen akan masuk ke dalam tim untuk penampilan pertamanya sejak cedera lutut pada bulan September.
"Marc akan kembali," ungkap Flick. "Dia dalam kondisi yang baik. Penampilannya dalam latihan sangat bagus. Saya pikir Tek [Wojciech Szczesny] juga akan pulih sedikit. Saya tidak memikirkan perubahan [yang pasti] hingga akhir musim. Ini pertandingan melawan Valladolid dan kita lihat saja nanti."
Meskipun Barça akan melakukan rotasi melawan Valladolid, yang degradasinya ke divisi kedua dipastikan minggu lalu, mereka tidak boleh terlalu mengendurkan tempo.
Dengan lima pertandingan tersisa di liga utama Spanyol, mereka unggul empat poin dari Real Madrid, yang akan mereka hadapi di laga Clásico pada 11 Mei, di puncak klasemen dalam upaya mereka meraih treble.
"LaLiga adalah [trofi] yang paling penting," imbuh Flick.
"Saat Anda memenangkan gelar ini, itu adalah gelar yang jujur. Untuk musim yang sangat panjang, Anda harus bermain di level tertinggi. Tidak masalah di mana Valladolid bermain musim depan, mereka sekarang berada di LaLiga. Kami menghormati mereka. Kami fokus. Anda bisa kehilangan gelar LaLiga dalam pertandingan ini."
Barça, yang telah memenangkan leg pertama dari kemungkinan treble, Copa del Rey, tetap tanpa trio Alejandro Balde, Robert Lewandowski, dan Marc Casadó yang cedera, dengan ketiganya berusaha untuk kembali melawan Inter.***
Editor : Edwar Yaman