BARCELONA (RIAUPOS.CO) - Barcelona memperlebar jarak di puncak klasemen LaLiga Spanyol menjadi tujuh poin dengan kemenangan 2-1 atas Real Valladolid yang terdegradasi pada Sabtu (3/5/2025) waktu setempat berkat gol-gol Raphinha dan Fermin Lopez di babak kedua.
Barça kini mengantongi 79 poin, unggul 7poin atas Real Madrid yang berada di posisi kedua, yang akan menjamu Celta Vigo pada Ahad (4/5/2025) waktu setempat. Tim asuhan Hansi Flick selanjutnya akan bertandang ke Inter Milan pada leg kedua semifinal Liga Champions pada Rabu dini hari setelah bermain imbang 3-3 pada pertengahan pekan lalu.
Valladolid secara mengejutkan unggul setelah enam menit ketika Iván Sánchez memanfaatkan umpan terobosan Raúl Moro dan melepaskan umpan silang yang dibelokkan ke tiang jauh melewati Marc-André ter Stegen.
Pemain internasional Jerman itu kembali setelah absen selama tujuh bulan karena cedera, meskipun Hansi Flick kemudian mengonfirmasi bahwa Wojciech Szczesny akan kembali menjaga gawang saat melawan Inter Milan dan dalam laga El Clásico pekan ini dengan Real Madrid.
"Saya sangat menantikan pertandingan ini dan selalu lebih baik jika menang," kata Ter Stegen kepada DAZN.
"Kami mempertahankan hasil baik kami, yang merupakan hal penting. Sekarang kami menantikan beberapa pekan ke depan. Kami akan menghadapi beberapa pertandingan besar yang akan menyenangkan bagi semua orang,” ujar Ter Stegen.
"Saat Anda tertinggal 1-0, sulit bagi tim mana pun. Mereka tidak akan kehilangan apa pun. Mereka bekerja keras malam ini, dengan dukungan para penggemar, tetapi kami melakukan apa yang perlu dilakukan, memenangkan pertandingan dan sekarang kami terus melaju," ujarnya.
Upaya Barcelona untuk merespons setelah tertinggal satu gol sebelum jeda digagalkan oleh penjaga gawang hebat André Ferreira, dengan pemain asal Portugal itu menggagalkan upaya Ansu Fati dan Lopez saat tim tamu kesulitan menemukan ritme permainan.
Pertandingan sempat dihentikan ketika pemain debutan berusia 19 tahun Dani Rodríguez membutuhkan perawatan medis sebelum digantikan oleh Lamine Yamal. Barcelona juga kehilangan gelandang Gavi karena cedera di babak kedua, meskipun tampaknya cederanya tidak terlalu serius.
"Saya rasa Gavi baik-baik saja," kata Hansi Flick kepada wartawan. "Saya harap itu bukan cedera. Ia mengatakan setelah pertandingan bahwa ia baik-baik saja. Namun, kami harus menunggu besok,” ujar pelatih asal Jerman itu.
“Dani, saya sangat sedih dengannya. Sulit. Ia pulih dari cedera, sekarang ia menjalani pertandingan pertamanya bersama kami. Ia sangat senang bisa bermain. Ia menunjukkan apa yang saya lihat dalam latihan dalam pertandingan. Kami akan menjaganya dan jika ia kembali, maka ia selalu bisa berlatih bersama kami."
Namun, pasukan Flick menemukan ritme mereka setelah jeda, dengan pemain pengganti Raphinha melepaskan tendangan voli melengkung yang indah ke sudut bawah gawang pada menit ke-54 setelah Ferreira menepis umpan silang Lamine Yamal.
Lopez menyelesaikan pembalikan keadaan pada menit ke-60, melepaskan tembakan dari jarak jauh setelah menerima umpan klinis dari Gerard Martín. Mereka berusaha mencetak gol ketiga, dengan tendangan Hector Fort mengenai tiang gawang setelah serangan balik cepat dan tembakan Yamal dengan gemilang ditepis di garis gawang oleh bek Antonio Candela.
Tuan rumah mengancam di akhir pertandingan, dengan Ter Stegen menggagalkan upaya pemain pengganti Juanmi Latasa, sementara Moro hampir mencetak gol di menit-menit akhir, tetapi Barcelona bertahan dengan kuat.
"Ketika Anda melakukan sembilan perubahan, tidak mudah bagi para pemain yang masuk," kata Flick.
"Mereka masih muda. Saya percaya pada mereka. Saya memiliki kepercayaan diri tertinggi pada para pemain saya. Mereka memberikan segalanya. Tidak mudah, saat Anda menguasai bola, untuk mengendalikan semuanya seperti yang kami lakukan," ujar Hansi Flick.***
Editor : Edwar Yaman