Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Persebaya Imbang, Persib Juara Liga 1

Redaksi • Selasa, 6 Mei 2025 | 11:17 WIB
Para pemain Persib Bandung melakukan selebrasi saat pertan­dingan, beberapa waktu lalu.  Persib resmi menjuarai Liga 1 Indonesia usai Persebaya ditahan Persik di Stadion Brawijaya, Kediri.
Para pemain Persib Bandung melakukan selebrasi saat pertan­dingan, beberapa waktu lalu. Persib resmi menjuarai Liga 1 Indonesia usai Persebaya ditahan Persik di Stadion Brawijaya, Kediri.

KEDIRI (RIAUPOS.CO) - Persib Bandung resmi menjadi juara back-to-back Liga 1. Tanpa perlu berlaga, Maung Bandung-julukan Persib-resmi merengkuh gelar juara musim ini kemarin sore. Itu terjadi karena hasil laga di Stadion Brawijaya, Kediri. Duel antara Persik Kediri melawan Persebaya Surabaya berakhir imbang 3-3. Hasil imbang itu membuat Green Force hanya mengumpulkan 54 poin. Sama dengan Dewa United yang ada di posisi kedua.

 Dengan sisa tiga laga, selisih 10 poin dari Persib tidak akan mampu dikejar dua tim di bawahnya. Maka wajar jika pelatih Persebaya Paul Munster begitu geram dengan hasil imbang tersebut. “Kami punya banyak sekali kesempatan untuk mencetak gol. Ada tujuh atau delapan peluang bersih. Tapi gagal menjadi gol,” kecam Munster.

Ucapan Munster memang benar. Dari statistik PT Liga Indonesia Baru, Green Force melepaskan delapan shot on goal. Tapi hanya tiga yang berbuah gol. Lima diantaranya ditepis oleh kiper Persik Leonardo Navacchio. “Kami sangat menyayangkan hal itu. Karena itu, kami harus mendapat hasil imbang. Tapi inilah sepakbola,” jelas pelatih 43 tahun itu.

Green Force sejatinya sempat memimpin 3-2 di penghujung laga. Tiga gol dicetak Bruno Moreira di menit 34’, Flavio Silva (45’), dan Malik Risaldi (48’). Dua gol balasan tuan rumah dibukukan Ramiro Fergonzi di menit 38’ dan Ze Valente (53’). Sial bagi Persebaya, Ramiro mencetak brace sekaligus gol penyeimbang di menit 90+6’.

Hasil ini membuat Green Force gagal naik ke posisi kedua. Padahal, mereka punya target untuk berlaga di kompetisi Asia musim depan. Finis sebagai runner up akan membawa mereka menuju babak playoff AFC Challenge League 2025-2026. “Saya tidak mau memikirkan hal itu. Saya fokus untuk tiga laga sisa,” tegas Munster.

Sebaliknya, pelatih Persik Kediri Divaldo Alves puas meski hanya mampu meraih hasil imbang dalam laga kali ini. Dia menyebut bahwa hasil itu diraih karena anak asuhnya tampil tidak kenal lelah.

“Babak kedua, Persebaya memang tampil jauh lebih bagus. Tapi saya senang anak-anak mampu tampil dengan determinasi tinggi. Mereka semua bertekad untuk tidak mau kalah di laga kali ini. Dan itu bagus,” kata pelatih asal Portugal itu. Tapi, masih ada faktor lain yang membuat anak asuhnya tampil garang sampai menit akhir.

“Itu adalah karena dukungan langsung dari suporter. Saya sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Persikmania. Meraka sangat luar biasa,” papar Divaldo. Striker Persik Ramiro Fergonzi juga menyatakan hal serupa. Dia mampu mencetak dua gol juga berkat dukungan masif dari suporter.

“Saya bahagia karena mampu mencetak dua gol. Saya harus berterima kasih kepada suporter yang mau datang dan mendukung kami. Kami mampu menunjukan bahwa kami tidak mau kalah,” tegas bomber asal Argentina itu.

Divaldo juga meminta maaf kepada Bonek. “Karena kami mencetak gol dan membuat Persebaya gagal menang. Saya memang punya hubungan baik dengan Persebaya, tapi saya harus profesional,” tutup mantan pelatih Persebaya itu. (gus/bas/jpg)

Editor : Arif Oktafian
#Persib Bandung menang #Persib Bandung Liga 1 2025 #Persib Bandung juara back to back Liga 1 #persib bandung