Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Paceklik Trofi Tottenham Berakhir, Son Heung-Min: Katakan Saja Saya Legenda

Edwar Yaman • Kamis, 22 Mei 2025 | 07:09 WIB
Son Heung-Min mengangkat trofi pertama Tottenham dalam 17 tahun.
Son Heung-Min mengangkat trofi pertama Tottenham dalam 17 tahun.

BILBAO (RIAUPOS.CO) - Kapten Tottenham Hotspur Son Heung-Min menerima julukan legenda Spurs, meski hanya untuk satu hari. Ini setelah dia mengangkat trofi pertama klub dalam 17 tahun menyusul kemenangan pada final Liga Europa di San Mames, Bilbao, Kamis (22/5/2025) dini hari WIB.

Tottenham mengalahkan Manchester United 1-0 di Bilbao, berkat gol Brennan Johnson di babak pertama. Itu adalah gelar pertama klub London utara itu sejak memenangkan Piala Liga Inggris pada tahun 2008, dan kemenangan Eropa pertama sejak memenangkan Piala UEFA kedua -- yang sekarang setara dengan Liga Europa -- pada tahun 1984.

Trofi itu juga merupakan trofi pertama yang dimenangkan Son Heung-Min, yang bergabung dengan Tottenham 10 tahun lalu, dalam karier klubnya. Satu-satunya trofi sebelumnya diraihnya saat memenangkan Asian Games bersama Korea Selatan pada tahun 2018.

 Baca Juga: Ruben Amorim Bilang Begini setelah Man United Gagal Menjuarai Liga Europa dan Absen di Eropa Musim Depan

Son Heung-Min mengatakan di awal musim ini bahwa ia ingin dikenal sebagai legenda Spurs tetapi belum merasa berhak atas kehormatan itu. Son ditanya setelah kemenangan itu apakah ia sekarang menganggap dirinya layak.

"Katakan saja saya seorang legenda. Kenapa tidak? Hanya hari ini!" kata Son Heung-Min, yang masuk dari bangku cadangan pada menit ke-67 di partai final, kepada TNT Sports.

"Selama 17 tahun tidak ada yang melakukannya, jadi dengan pemain-pemain yang luar biasa seperti ini, ya hari ini adalah harinya. Mungkin hari ini saya akan mengatakan bahwa saya adalah legenda klub ini,” ujar penyerang yang juga kapten Timnas Korea itu.

"Saya merasa luar biasa. Inilah yang selalu saya impikan dan hari ini adalah hari itu terjadi. Mimpi itu benar-benar menjadi kenyataan. Saya sangat sangat bahagia. Saya adalah pria paling bahagia di dunia."

Gelar tersebut menjamin Spurs mendapat tempat di Liga Champions musim depan, dan membantu menyelamatkan musim suram yang membuat klub itu terpuruk di posisi ke-17 di Liga Premier menjelang pertandingan putaran terakhir.

Kemenangan di kompetisi tingkat kedua Eropa itu terjadi enam tahun setelah Tottenham kalah melawan Liverpool di final Liga Champions.

"Jika Anda melihat keseluruhan musim, akan selalu ada beberapa situasi yang membuat Anda mengalami masa sulit, tetapi kami sebagai pemain selalu bersatu dengan cedera, dengan para pemain muda, mereka selalu bangkit," tambah Son Heung-Min.

"Saya merasakan tekanan. Saya sangat menginginkannya. Tujuh hari terakhir saya memimpikan pertandingan ini setiap hari. Itu akhirnya terjadi dan saya bisa tidur nyenyak sekarang dan saya bisa menikmatinya.”

"Hari ini adalah hari yang bisa kita rayakan, jadi mari kita buat hari ini menjadi hari yang tidak akan pernah kita lupakan dan mungkin saya akan ketinggalan pesawat besok!"***

Editor : Edwar Yaman
#liga europa #tottenham #Paceklik Trofi Tottenham Berakhir #Son Heung-Min