Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Penyerang PSG Ousmane Dembele Fokus pada Gelar Liga Champions, Bukan Ballon d'Or

Edwar Yaman • Sabtu, 31 Mei 2025 | 08:07 WIB

Gelar Liga Champions bersama PSG akan meningkatkan peluang Ousmane Dembélé untuk memenangkan Ballon d
Gelar Liga Champions bersama PSG akan meningkatkan peluang Ousmane Dembélé untuk memenangkan Ballon d
 

MUNICH (RIAUPOS.CO) - Penyerang Paris Saint-Germain Ousmane Dembele mengatakan bahwa potensi penghargaan Ballon d'Or ada di benaknya saat ia bersiap untuk final Liga Champions melawan Inter Milan, Ahad (1/6/2025) dini hari WIB.

Pemain internasional Prancis itu telah menjadi tokoh kunci bagi Les Parisians selama perjalanan mereka ke final dan telah menjadi salah satu pemain luar biasa di Eropa musim ini dengan 30 gol di semua kompetisi. Termasuk 24 gol dalam 18 pertandingan dari Desember hingga Maret.

Penampilan tersebut membuat Ousmane Dembele muncul sebagai kandidat terdepan untuk memenangkan Ballon d'Or tahun ini. Namun, pemain berusia 28 tahun itu mengatakan bahwa peluang untuk memenangkan penghargaan pribadi tertinggi berada di urutan kedua setelah memenangkan gelar Liga Champions pertama PSG.

 Baca Juga: Florian Wirtz Semakin Dekat dengan Liverpool, Nilai Transfernya Bisa Capai 130 Juta Euro

"Ketika Anda menjadi pemain PSG, yang penting adalah membawa pulang trofi seperti Liga Champions," katanya.

"Saya fokus pada tim, bukan trofi individu. [Ballon d'Or] ada di pikiran saya, tetapi saya ingin fokus pada tim. Sejak Januari, pola pikir kami benar-benar berubah dan kami ingin terus melaju dan meraih kemenangan. Kami sangat bersemangat dengan pertandingan ini.”

"Inter adalah tim hebat yang layak masuk final. Mereka tangguh, tahu cara bertahan, dan cara menyerang, jadi kami punya lawan yang tangguh. Saya sudah mempersiapkan diri dengan baik untuk final ini. Sejak kecil, saya sudah bermimpi bermain di pertandingan ini. Kami harus tetap fokus pada pertandingan, pada tim, pada diri saya sendiri. Saya harap kami bisa tampil fantastis."

Musim ini Dembélé mengalami transformasi besar. Ia menjalani enam tahun yang mengecewakan di Barcelona yang diikuti dengan tiga gol dalam 26 pertandingan Ligue 1 untuk PSG musim lalu.

"Dembélé telah menjadi salah satu pemain terbaik musim ini, jika bukan yang terbaik. Ia mencetak gol, mengumpan, berjuang, bertahan, dan itulah mentalitas yang sebenarnya -- itulah seorang pemimpin," kata pelatih PSG Luis Enrique pada hari Jumat.

"Seorang pemimpin sejati adalah orang yang menunjukkan jalan yang harus ditempuh dengan teladannya. Sangat menyenangkan bagi saya untuk mendengar Ousmane, memberinya kepercayaan diri, mengembangkan kualitasnya."

Ousmane Dembélé telah membantu mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh kepergian Kylian Mbappé ke Real Madrid musim panas lalu. Kepergian Mbappé mengikuti kepergian dua anggota lain dari trio penyerang klub yang dulunya superstar, Lionel Messi dan Neymar. Dengan kepergian trio tersebut, fokus yang lebih besar diberikan kepada kolektif.

 Baca Juga: Trent Alexander-Arnold Gabung Real Madrid dengan Kesepakatan 10 Juta Euro dengan Liverpool

"Ini tentang menjadi sebuah tim, bukan sekelompok individu," kata kapten PSG Marquinhos. "Saya jatuh cinta dengan tim ini. Merupakan suatu kesenangan untuk menjadi bagian dari skuad ini."

Keberhasilan PSG akan menjadikan mereka juara Prancis pertama di Eropa sejak rival beratnya Marseille pada tahun 1993, dan akhirnya membuahkan hasil atas investasi besar selama bertahun-tahun dari Qatar Sports Investments, yang membeli saham mayoritas di klub tersebut pada tahun 2011.

Satu-satunya final Liga Champions sebelumnya bagi juara Prancis itu terjadi pada tahun 2020, saat mereka dikalahkan oleh Bayern Munich.***

Editor : Edwar Yaman
#inter milan #Penyerang PSG #ballon d or #ousmane dembele #psg