Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Italia Pecat Pelatih Luciano Spalletti setelah Kekalahan Memalukan dari Norwegia

Edwar Yaman • Minggu, 8 Juni 2025 | 23:43 WIB
Luciano Spaletti dipecat sebagai pelatihb Timnas Italia usai timnya kalah 0-3 dari Norwegia pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Oslo.
Luciano Spaletti dipecat sebagai pelatihb Timnas Italia usai timnya kalah 0-3 dari Norwegia pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Oslo.

ROMA (RIAUPOS.CO) - Luciano Spalletti telah dipecat dari jabatannya sebagai pelatih Italia. Sang manajer mengumumkan keputusan tersebut sendiri pada hari Ahad (8/6/2025), menyusul kekalahan telak 0-3 dari Norwegia di Oslo, tetapi ia akan memimpin pertandingan hari Senin melawan Moldova.

Spalletti berbicara pada konferensi pers menjelang pertandingan Moldova yang diadakan setelah Norwegia mengejutkan Italia dengan kemenangan 3-0 pada hari Jumat, memberi tim tamu awal yang memalukan untuk kualifikasi Piala Dunia mereka.

"Tadi malam kami bersama presiden [Federasi Sepakbola Italia] [Gabriele] Gravina. Ia memberi tahu saya bahwa saya akan dicopot dari jabatan saya sebagai pelatih tim nasional," kata Spalletti.

 Baca Juga: Anders Antonsen Sebut Istora Senayan Begitu Spesial usai Menjuarai Indonesia Open 2025

"Saya tidak berniat menyerah. Saya lebih suka bertahan di tempat saya dan terus melakukan pekerjaan saya. Saya akan berada di sana [pada hari Senin] melawan Moldova, lalu kami akan menyelesaikan kontrak."

Pemecatan Spalletti terjadi setelah kurang dari dua tahun menjabat, menggantikan Roberto Mancini dan mulai bertugas pada bulan September 2023. Meskipun Spalletti membawa Italia ke Euro 2024, penampilan mengecewakan mereka di sana telah membuat sang manajer berada di bawah tekanan.

Italia mengikuti Euro tahun lalu di Jerman sebagai juara bertahan, tetapi setelah memenangkan pertandingan pembuka melawan Albania, mereka kalah dari Spanyol dan meraih hasil imbang di akhir pertandingan dengan Kroasia untuk melaju ke babak 16 besar, di mana mereka dikalahkan 2-0 oleh Swiss.

Tim asuhan Spalletti tampaknya telah pulih saat mereka tampil mengesankan di UEFA Nations League, mengalahkan Prancis 3-1 di kandang lawan dan hanya kalah sekali. Mereka kalah di kandang sendiri dari Les Bleus pada pertandingan terakhir grup dan finis di belakang Prancis karena selisih gol.

 Baca Juga: Hutama Karya Fokuskan Diskon Tol di Ruas Strategis Berkepadatan Tinggi

Italia mengawali tahun ini dengan kekalahan 2-1 di San Siro pada pertandingan perempat final Nations League pertama melawan Jerman dan mendapati diri mereka tertinggal 3-0 di babak pertama pada pertandingan kedua di Dortmund.

Tim asuhan Spalletti bangkit untuk menyelamatkan hasil imbang tetapi gagal lolos ke semifinal dan ketika mereka tertinggal 3-0 saat jeda melawan Norwegia, kali ini Italia tidak mampu membalas.

Kekalahan itu membuat tim asuhan Spalletti menghadapi perjuangan berat untuk mengamankan kualifikasi otomatis ke Piala Dunia tahun depan, dan setelah Italia gagal di dua final terakhir, federasi sepak bola Italia (FIGC) memutuskan untuk bertindak.

"Saya yakin bisa lolos ke Piala Dunia, dan saya tetap yakin tim nasional ini bisa lolos," tambah Spalletti.

"Saya suka seragam ini, para pemain yang pernah saya latih, dan besok malam saya akan meminta mereka untuk menunjukkan semua yang mereka miliki."

Spalletti ditanya apakah dia merasa dikhianati, tetapi sang manajer hampir tidak bisa berkata apa-apa lagi, dan dengan air mata di matanya dia meninggalkan ruang pers.

Pria berusia 66 tahun itu, yang sebelumnya melatih Roma, Zenit St Petersburg, dan Inter Milan, masuk ke pekerjaan Azzurri setelah membawa Napoli meraih scudetto pada tahun 2023, tetapi tidak mampu membawa kesuksesan itu ke tim nasional.

Laporan media Italia menyebutkan Stefano Pioli, bos klub Saudi Al Nassr dan peraih gelar Serie A bersama AC Milan, adalah salah satu kandidat favorit untuk menggantikan Spalletti, dengan nama Claudio Ranieri juga disebut-sebut.

Ranieri baru-baru ini pensiun untuk kedua kalinya setelah menghabiskan waktu di Roma musim lalu, tetapi pria berusia 73 tahun itu mungkin tergoda untuk kembali lagi jika ditawari pekerjaan impiannya bersama Italia.***

Editor : Edwar Yaman
#kualifikasi piala dunia 2026 #italia #Italia Pecat Luciano Spalletti #norwegia