Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Piala Dunia Antarklub 2025: Musiala Hattrick, 3 Pemain Ini Bikin Brace saat Bayern Hajar Auckland City 10-0

Edwar Yaman • Senin, 16 Juni 2025 | 07:55 WIB
Pemain Bayern Munchen merayakan gol ke gawang Auckland City di Piala Dunia Antarklub 2025.  Jamal Musiala bikin hattrick saat Bayern menang 10-0.
Pemain Bayern Munchen merayakan gol ke gawang Auckland City di Piala Dunia Antarklub 2025. Jamal Musiala bikin hattrick saat Bayern menang 10-0.

OHIO (RIAUPOS.CO) - Bayern Munchen mengawali kiprahnya di Piala Dunia Antarklub 2025 dengan cara yang bersejarah. Tim besutan Vincent Kompany itu meraih kemenangan telak 10-0 atas Auckland City pada Ahad (15/6/2025) atau Senin dini hari WIB di TOL Stadium, Cincinnati, Ohio, AS.

Bintang muda Jerman, Jamal Musiala menandai kembalinya dari cedera dengan mencetak hattrick brilian di babak kedua dalam penampilan tim yang dominan. Tiga pemain bikin brace alias dua gol Kingsley Coman, Micghael Olise, dan Thomas Muller. Plus satu gol dari Sacha Boey

Kingsley Coman membuka skor pada menit keenam, menyundul bola ke tiang jauh setelah menerima tendangan sudut Joshua Kimmich. Sang juara Bundesliga kemudian mengambil kendali penuh dengan tiga gol dalam beberapa menit, saat Sacha Boey melepaskan tembakan rendah dari umpan Kingsley Coman pada menit ke-18 untuk gol pertamanya bagi Bayern.

Michael Olise menambah gol ketiga dengan sentuhan sederhana beberapa saat kemudian dan Coman mencetak gol keduanya pada menit ke-21.

Thomas Müller kemudian mengubah kedudukan menjadi 5-0 sebelum jeda, melakukan tendangan voli dari jarak dekat setelah menerima umpan dari Michael Olise. Pemain sayap Prancis itu mencetak gol keduanya dengan tendangan melengkung yang luar biasa dari luar kotak penalti.

Dengan keunggulan dominan di babak pertama, pelatih Bayern Vincent Kompany membuat beberapa perubahan, termasuk memberikan debut senior kepada Lennart Karl yang berusia 17 tahun.

"Saya ingin memberi Karl kesempatan, ia menunjukkan banyak kualitas, itu hebat baginya dan hebat bagi Bayern," kata Kompany kepada wartawan.

"Kami memiliki dasar yang kuat dari musim lalu dan kami masih dapat memberi pemain muda kesempatan untuk sukses, ia mungkin memainkan peran penting di babak berikutnya."

 

Pemain pengganti Jamal Musiala, yang masuk menggantikan Harry Kane setelah satu jam pertandingan, melepaskan tendangan melengkung khasnya ke sudut jauh gawang pada menit ke-67, sebelum dengan tenang mengonversi penalti yang diperolehnya enam menit kemudian dan memanfaatkan kesalahan pertahanan lawan untuk mencetak gol ketiganya pada menit ke-84.

Thomas Muller juga melengkapi kemenangannya dengan memastikan kemenangan pada menit ke-89, saat Bayern mencatat kemenangan terbesar dalam sejarah Piala Dunia Antarklub putra.

Meskipun mengalami kekalahan telak, pelatih Auckland Ivan Vicelich, yang mencatat sebelum pertandingan bahwa beberapa pemainnya harus mengambil cuti dari pekerjaan harian mereka, mengatakan bahwa ia bangga dengan usaha timnya.

"Kami ingin bangga dengan para pemain. Merupakan mimpi untuk bermain di lingkungan seperti ini, datang dari level amatir," katanya.

"Anda tidak bisa bersembunyi di lapangan. [Saya] sangat bangga, banyak pemain yang memberikan usaha yang baik dan bekerja sangat keras."

Pemenang Liga Champions OFC sebanyak 13 kali Auckland akan menghadapi Benfica pada hari Jumat, sementara Bayern bertemu raksasa Argentina, Boca Juniors pada hari yang sama dalam laga Grup C.

"Pertandingan berikutnya melawan Boca Juniors akan menjadi puncak dari babak penyisihan grup," tambah Kompany.

"Klub tradisional dari Eropa melawan klub tradisional dari Amerika Selatan. Bahkan jika saya bukan pelatih Bayern, saya akan menghadiri pertandingan ini. Ini akan menjadi pertandingan yang istimewa," ujar mantan bek tangguh Timnas Belgia itu.***

Editor : Edwar Yaman
#thomas muller #piala dunia antarklub 2025 #Auckland City #Musiala #musiala hattrick #kingsley coman #bayern #michael olise