Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Piala Dunia Antarklub 2025: Lapar Gelar, PSG Ingin Mengukir Lebih Banyak Sejarah

Edwar Yaman • Senin, 16 Juni 2025 | 08:45 WIB

 

Pelatih PSG Luis Enrique memberi selamat kepada Désiré Doué atas kemenangan timnya di Piala Dunia Antarklub.
Pelatih PSG Luis Enrique memberi selamat kepada Désiré Doué atas kemenangan timnya di Piala Dunia Antarklub.

PASADENA (RIAUPOS.CO) - Luis Enrique mengatakan tim besutannya Paris Saint-Germain (PSG) masih lapar gelar dan kini membidik Piala Dunia Antarklub setelah sukses mengukir sejarah di Liga Champions. Tim berjuluk Les Parisiens itu  itu mengawali laga pembuka Grup B Piala Dunia Antarklub 2025 mengalahkan Atlético Madrid 4-0 di Rose Bowl, Pasadena, Senin (16/6/2025) dini hari WIB.

Fabian Ruiz dan Vitinha membawa PSG unggul 2-0 di babak pertama dan pemain pengganti Senny Mayulu dan Lee Kang-In -- dengan penalti -- menambah dua gol lagi di akhir pertandingan, setelah bek Atlético Clément Lenglet dikeluarkan dari lapangan.

PSG memenangkan treble musim lalu, memenangkan Ligue 1, Coupe de France, dan Liga Champions, saat mereka mengalahkan Inter Milan 5-0 di final akhir bulan lalu.

"Kami memiliki tujuan untuk membuat sejarah musim ini, tetapi ini [Piala Dunia Antarklub] adalah babak baru," kata Luis Enrique dalam konferensi pers pascapertandingannya.

"Ini tantangan yang bagus bagi para pemain dan tim, untuk ingin terus menang. Klub ini lapar, para penggemar lapar, para pemain dan tim lapar, dan itu perasaan yang bagus. Saya tidak tahu [apakah kami favorit], itu tidak mengganggu saya, tetapi kami memiliki tujuan yang sama seperti di kompetisi lain, yaitu melaju sejauh mungkin dan mencoba memenangkannya," ujar pelatih asal Spamyol itu.

Pertandingan itu dimainkan di hadapan 80.619 penonton di Rose Bowl, yang menurut penyelenggara merupakan rekor jumlah penonton musim ini bagi kedua klub.

Pelatih Atlético Diego Simeone menolak menyalahkan panasnya siang hari atas penampilan para pemainnya.

"Saat musim dimulai pada bulan Agustus [di Madrid], panasnya sama saja," katanya dalam konferensi pers pascapertandingan.

"Saya tidak akan menyalahkan panasnya. Sama saja bagi kedua tim. Mereka tim yang hebat, tim yang muda. Mereka selalu memiliki pemain yang bagus, dan sekarang mereka adalah satu tim."

Atletico tampil lebih baik di babak kedua, ketika gol Julian Alvarez dianulir setelah pemeriksaan VAR menunjukkan adanya pelanggaran dalam proses terjadinya gol, dan pemain pengganti Alexander Sorloth gagal memanfaatkan peluang dari jarak dekat.

"Pada babak pertama kami tidak bermain sebagaimana mestinya," kata Simeone.

"Mereka bermain sangat baik. Bahkan ketika kami merebut bola, kami tidak bisa lepas dari tekanan mereka. Pada babak kedua, kami bermain lebih baik. Kami membuat skor menjadi 2-1 [melalui Alvarez] dan wasit memutuskan untuk tidak menganulirnya.”

"Tim ini berjuang keras, meskipun mengalami kekalahan berat, dan skor akhir 4-0. Kami wajib mendapatkan hasil yang baik di pertandingan lainnya sekarang," lanjut pelatih asal Argentina itu.

Atlético akan melawan Seattle Sounders di Seattle pada 19 Juni, sementara PSG akan melawan Botafogo dari Brasil, lagi-lagi di Rose Bowl.***

 

Editor : Edwar Yaman
#piala dunia antarklub 2025 #Fabian Ruiz #luis enrique #atletico madrid #simeone #PSG Ingin Mengukir Lebih Banyak Sejarah #psg #vitinha