PHILADELPHIA (RIAUPOS.CO) -- Striker Chelsea Nicolas Jackson meminta maaf kepada rekan satu timnya dan penggemar klub setelah menerima kartu merah keduanya dalam empat pertandingan saat The Blues kalah 3-1 dari Flamengo di Piala Dunia Antarklub, Sabtu (21/6/2025) dini hari WIB.
Pedro Neto memberi tim besutan Enzo Maresca unggul pada menit ke-13 di Philadelphia. Namun enam menit babak kedua mengubah permainan saat Bruno Henrique menyamakan kedudukan sebelum Danilo membawa klub Brasil itu unggul 2-1.
Jackson, yang beberapa saat sebelumnya masuk sebagai pemain pengganti, kemudian menerjang Ayrton Lucas hingga mendapat kartu merah langsung sebelum Wallace Yan menambah gol ketiga di akhir pertandingan.
"Saya ingin minta maaf. Kepada klub, staf, rekan satu tim, dan semua penggemar yang menonton, saya mengecewakan kalian," tulis Jackson di Instagram.
"Kartu merah lagi, dan sejujurnya, saya sangat marah pada diri saya sendiri. Saya bekerja sangat keras setiap hari untuk membantu tim agar tidak menempatkan kami dalam situasi seperti ini. Saya masih belum sepenuhnya mengerti bagaimana itu bisa terjadi. Namun, satu hal yang jelas: itu tidak disengaja. Hanya momen sepakbola yang berjalan salah.” Lanjutnya.
"Tidak ada alasan. Saya bertanggung jawab penuh. Saya akan merenung, saya akan tumbuh, dan saya akan kembali lebih kuat demi lencana dan demi semua orang yang percaya pada saya. Maaf. Maaf. Maaf."
Flamengo kini berada di puncak Grup D dan di posisi terdepan untuk mengamankan posisi pertama sementara Chelsea akan menghadapi Esperance Sportive de Tunis pada hari Rabu tanpa Jackson, yang akan menjalani hukuman larangan bermain minimal satu pertandingan. Ia bisa dilarang bermain lebih lama jika FIFA memutuskan untuk meninjau insiden tersebut.
Jackson juga dikeluarkan dari lapangan saat melawan Newcastle bulan lalu karena tekel sembrono yang sama dan manajer Chelsea Enzo Maresca berkata mengatakan itu terjadi saat melawan Newcastle dan itu terjadi hari ini.
“Mungkin hari ini saya tidak 100 persen yakin itu kartu merah dibandingkan dengan yang terjadi di Newcastle. Jadi ini adalah momen yang sedikit buruk bagi Nico dalam hal-hal seperti ini. Sayangnya sekarang ia akan absen untuk beberapa saat, selama kita berada di sini.“
Maresca menolak anggapan bahwa masalah disiplin Jackson terkait dengan kedatangan striker baru Liam Delap -- pemain yang direkrut seharga £30 juta dari Ipswich Town pada musim panas -- yang memberikan persaingan baru untuk posisinya.
"Kartu merah itu tidak ada hubungannya dengan masa depan Nico," kata Maresca.
Baca Juga: Piala Dunia Antarklub 2025: Botafogo Kejutkan PSG, Luis Enrique: Setiap Tim Termotivasi Hadapi Kami
"Dia mendapat kartu merah pertama saat melawan Newcastle saat Liam bahkan belum ada di sini dan kartu merah lagi hari ini. Nico tahu betul bahwa dalam kedua situasi itu, itu bukan hal yang baik untuk tim.”
"Enam menit mengubah permainan. Di babak kedua, kami memulai dengan lebih baik dibandingkan dengan babak pertama. Namun, kami kebobolan dua gol dalam dua menit dan kemudian kartu merah. Itu mengubah dinamika. Mereka pantas menang."
Bek Chelsea Marc Cucurella memperingatkan Jackson bahwa dia harus memperbaiki perilakunya.
"Dia sangat sedih. "Dia mencoba merebut bola, kurang beruntung karena kakinya terkilir, dan itu saja. Dia pemain muda dengan banyak kualitas, tetapi mungkin perlu sedikit peningkatan dalam hal-hal seperti ini,” kata Cucurella.
"Tetapi dia harus belajar. Setelah manajer berbicara, dia meminta maaf, dia tidak melakukannya dengan sengaja. Dia pemain yang sangat penting bagi kami, kami akan merindukannya di pertandingan berikutnya, tetapi inilah sepakbola."***
Editor : Edwar Yaman