MIAMI (RIAUPOS.CO) - Real Madrid tampil gemilang pada Babak 16 Besar Piala Dunia Antarklub pada hari Selasa waktu AS atau Rabu (2/7/2025) dini hari WIB. Klub berjuluk Los Blancos itu mengalahkan Juventus 1-0 untuk mencapai perempat final berkat gol di babak kedua dari lulusan akademi Real Madrid, Gonzalo García. Laga ini juga menjadi debut Kylian Mbappe setelah masuk menggantikan sang pencetak gol.
Gonzalo García yang menggantikan Mbappe sebagai penyerang utama setelah penyerang Prancis itu absen di babak penyisihan grup karena gastroenteritis, mencetak gol di awal babak kedua untuk menunggu pemenang Borussia Dortmund atau Monterrey di perempatfinal.
Mbappe tampil yang sangat dinanti sebagai pemain pengganti di babak kedua, menyenangkan penonton yang memadati Hard Rock Stadium hingga hampir penuh dalam sebuah demonstrasi daya tarik global raksasa Spanyol tersebut.
Beberapa saat kemudian, Kenan Yildiz mencoba peruntungannya dari jarak jauh tetapi tendangannya melebar. Real Madrid menguasai permainan dan hampir memanfaatkan kesalahan pertahanan Juventus.
Jude Bellingham, yang melepaskan tendangan sudut tajam, digagalkan oleh Di Gregorio, yang reaksi cepatnya membuat tim Italia itu tetap seimbang. Di Gregorio kembali beraksi sesaat sebelum turun minum, melakukan penyelamatan yang mengesankan untuk menepis tembakan jarak jauh Federico Valverde.
Juventus, yang berada di bawah tekanan di akhir babak pertama, pasti puas mencapai jeda dengan skor masih imbang tanpa gol.
Dua kali di awal babak kedua Di Gregorio menggagalkan upaya Bellingham dan Dean Huijsen, tetapi ia tidak berdaya ketika García menyundul umpan silang akurat Trent Alexander Arnold pada menit ke-54 untuk mencetak gol ketiganya di turnamen tersebut.
Kiper asal Italia itu memberi sedikit harapan bagi Juventus, aksi penyelamatannya mencegah Valverde mencetak gol lewat tendangan salto.
"Mbappé, Mbappé!" teriak penonton saat penyerang Prancis itu, setelah pemanasan, berlari ke bangku cadangan untuk bersiap menggantikan García di pertengahan babak kedua.
Pemain berusia 26 tahun itu sering berada di posisi yang bagus, tetapi ia tidak dilayani dengan baik oleh rekan satu timnya dan permulaannya di turnamen yang diikuti 32 tim itu akhirnya tampak seperti latihan yang luar biasa.***
Editor : Edwar Yaman