LISBON (RIAUPOS.CO) - Presiden Sporting CP Frederico Varandas menegaskan Viktor Gyokeres akan menghadapi denda setelah ia mogok pada hari Sabtu dan menolak hadir dalam latihan pramusim.
ESPN melaporkan pada hari Senin bahwa Gyokeres hampir pindah ke Arsenal setelah adanya terobosan dalam negosiasi dengan Sporting. Ia juga telah menjadi incaran Manchester United musim panas ini, meskipun mereka memprioritaskan kepindahan Bryan Mbeumo dari Brentford.
Sumber mengatakan kepada ESPN bahwa Gyokeres telah menyetujui persyaratan pribadi dengan Arsenal selama lima tahun setelah direktur olahraga klub, Andrea Berta, terbang ke Portugal untuk melakukan pembicaraan langsung.
Namun, laporan di Portugal menunjukkan bahwa pembicaraan telah terhenti dan kabar terbaru datang pada hari Sabtu ketika Gyokeres tidak hadir untuk latihan pramusim. Varandas mengatakan keputusan Gyokeres dapat memperkuat tekad klub untuk mempertahankan nilai transfer yang mereka inginkan.
"Kami tenang," kata Varandas kepada kantor berita Portugal, Lusa. "Semuanya bisa diselesaikan dengan penutupan bursa transfer, denda yang besar, dan permintaan maaf kepada grup. Jika mereka tidak mau membayar harga pasar Viktor yang wajar, kami akan sangat nyaman dengan itu selama tiga tahun ke depan."
"Jika para jenius yang merancang strategi ini berpikir bahwa ini memberi tekanan pada saya untuk mempermudah kepergiannya, mereka tidak hanya sepenuhnya salah, tetapi mereka juga mempersulit kepergian pemain tersebut. Tidak ada seorang pun yang berada di atas kepentingan klub. Siapa pun mereka."
Sporting akan menghadapi juara Skotlandia, Celtic, dalam pertandingan persahabatan di Estadio Algarve pada hari Rabu.***
Editor : Edwar Yaman