MANCHESTER (RIAUPOS.CO) - Ruben Amorim mengakui Manchester United kurang cepat dan perlu meningkatkan performa di sepertiga akhir lapangan. Ini setelah mereka memulai pramusim dengan hasil imbang tanpa gol melawan Leeds United di Stadion Friends Arena, Stockholm pada Sabtu (19/7/2025) malam WIB.
Manchester United hanya mencetak 44 gol sepanjang musim lalu di Liga Premier. Mereka kembali tampil kurang tajam di lini depan, kendati pemain baru Matheus Cunha tampil gemilang setelah kepindahannya senilai 62,5 juta poundsterling (83,8 juta dolar AS) dari Wolves.
Matheus Cunha memulai pertandingan sebagai gelandang serang kiri, dengan Bruno Fernandes bermain lebih ke dalam, dalam kombinasi yang menurut Ruben Amorim belum sesuai dengan yang ia inginkan.
Baca Juga: Bansos BSU Tahap 4 Sudah Cair: Tak Ada Batas Waktu Pengambilan, Cek Cara Penyalurannya di Sini
Bryan Mbeumo akan bergabung dengan klub dari Brentford dan manajer asal Portugal itu berharap pemain internasional Kamerun itu dapat memberikan kecepatan yang akan menghidupkan Manchester United.
Amorim mengatakan kepada MUTV: "Kami kurang cepat. Terutama di lini tengah, Anda bisa merasakan kesulitan membawa bola. Kami menciptakan peluang. Kami masih punya banyak hal untuk dilakukan, tetapi ini adalah ujian pertama melawan tim Liga Primer dengan dua tim berbeda, ujian yang bagus.”
"Matheus Cunha menunjukkan apa yang kami butuhkan, seorang pemain di antara lini yang sangat agresif. Kami menyaksikannya musim lalu untuk tim yang berbeda. Kami mengharapkan hal yang sama,” lanjut mantan manajer Sporting CP itu.
"Anda bisa melihat koneksi antara dia dan Bruno Fernandes masih belum terjalin. Tapi itu akan menjadi koneksi yang bagus, karena Anda bisa menempatkan pemain seperti Kobbie Mainoo atau Mason Mount di sana. Kami perlu meningkatkan kualitas kami di sepertiga akhir lapangan," jelasnya.
Marcus Rashford adalah salah satu dari lima pemain yang diharapkan klub akan hengkang musim panas ini, dengan rumor yang beredar mengenai kepindahannya ke Barcelona. Meskipun banyak pemain yang ingin hengkang, Amorim bersikeras bahwa moral tim kuat.
"Lingkungannya sangat bagus, tentu saja terkadang kami akan kesulitan, tetapi yang saya rasakan saat pertama kali adalah jika kami akan kesulitan, kami akan berjuang bersama," tambahnya.
"Itulah awal dari segalanya, lalu kami harus mengutamakan kualitas. Klub ini bukan hanya tentang usaha, ini tentang kualitas -- kami harus memenangkan pertandingan."
Meskipun Amorim bersikap positif, ia mengakui perlunya skuadnya untuk mengatasi masalah menjelang tur mereka ke AS.
Manchester United akan menghadapi West Ham, Bournemouth, dan Everton antara 26 Juli dan 3 Agustus di AS, sebelum menjamu klub Serie A Fiorentina di Old Trafford pada 9 Agustus untuk menyelesaikan pramusim.
"Kami perlu menciptakan ikatan antara semua orang [dalam tur Amerika Serikat] - bukan hanya antara para pemain tetapi juga staf," katanya.
"Semua perubahan akan berhenti. Kami harus meninggalkannya sebagai sebuah tim. Banyak yang harus kami tingkatkan, kecepatan permainan, semua detailnya. Kita perlu meningkatkan diri," lanjut sukses Erik Ten Hag itu.***
Editor : Edwar Yaman