MUNCHEN (RIAUPOS.CO) - Manajer Bayern Munche, Vincent Kompany, membandingkan Michael Olise dengan mantan rekan setimnya di Manchester City, Kevin De Bruyne. Ini setelah Michael Olise melanjutkan musim debutnya yang gemilang di Jerman dengan mencetak dua gol dalam kemenangan timnya atas RB Leipzig.
Micahel Olise yang pindah dari Crystal Palace setahun yang lalu, mencetak 20 gol dalam 55 penampilan saat Bayern Munchen kembali merebut gelar Bundesliga dan mencetak dua gol lagi dalam kemenangan 6-0 pada hari Jumat, yang menjadi pembuka musim baru mereka.
Kompany menikmati kesuksesan besar di Manchester City bersama rekan senegaranya di timnas Belgia, yang meninggalkan Stadion Etihad setelah 10 musim untuk bergabung dengan Napoli di musim panas.
Baca Juga: Tim Pengabdian Unri Ubah Limbah Nanas Menjadi Produk Unggulan
"Angka-angka Michael bukanlah prioritas saya, tetapi saya berharap dia menjadi lebih baik dan membuat langkah besar," kata Kompany.
"Saya juga telah melihat perkembangan [sebelumnya] bakat-bakat seperti itu, mungkin sebanding dengan Kevin De Bruyne," lanjut mantan kapten Timnas Belgia itu.
Michael Olise melampaui ekspektasi dalam debutnya di Allianz Arena setelah kepindahannya senilai 50,7 juta poundsterling (68,4 juta dolar AS) dari Selhurst Park. Dia tampil dalam semua 34 pertandingan Bundesliga saat Bayern Munchen meraih gelar juara, mencetak 12 gol liga dan juga menyelesaikan musim sebagai penyedia assist terbanyak bagi tim.
"Yang penting adalah apa yang mereka lakukan setiap hari dalam latihan," kata Kompany.
"Saya melihat ketenangan total dalam dirinya. Sekarang dia telah memenangkan sesuatu, tetapi dia harus terus berjuang. Saya harap dia dapat membuat kemajuan lebih lanjut dan para penggemar Bayern akan mendapatkan kegembiraan darinya untuk waktu yang lama."
Bayern Muncehn memulai kampanye DFB Pokal mereka dengan bertandang ke klub divisi tiga Wehen Wiesbaden pada hari Rabu saat mereka berupaya mengangkat trofi untuk pertama kalinya sejak 2020.
Kompany kemungkinan akan melakukan perubahan dari pertandingan pembuka musim yang meyakinkan pada hari Jumat melawan Leipzig meskipun sang manajer khawatir kemungkinan kejutan di piala akan menggagalkan laju timnya di rintangan pertama.
"Ini bukan tentang istirahat. Kami memulai dengan sangat baik. Jika Leon Goretzka berhasil melewati sesi latihan terakhir, dia akan berada di sana seperti biasa. Semua pemain dari akhir pekan ada di sini. Saya tidak suka istilah rotasi. Kami ingin pergi ke Berlin, kami ingin mencapai final. Saya sangat menghormati lawan kami.”
“Saya akan menurunkan tim yang bisa memenangkan pertandingan ini. Tentu saja, kami ingin semua orang tetap bugar dan tidak boleh melakukan hal-hal yang berlebihan,” lanjutnya.***
Editor : Edwar Yaman