RIAUPOS.CO - Klub peringkat ketiga Ligue 1 Prancis, Lille rela menebus harga Verdonk hingga puluhan miliar rupiah demi mendapatkan jasa bek sayap Timnas Indonesia itu.
Calvin Verdonk yang sebelumnya membela klub Eredivisie, NEC Nijmegen resmi bergabung Lille atau LOSC (Lille Olympique Sporting Club), Senin 1 September 2025.
Pemain 28 tahun ini sebenarnya masih terikat kontrak dengan NEC hingga musim panas 2028.
Namun Lille tertarik merekrutnya hingga akhirnya menebus harga Verdonk dari NEC senilai 3 juta euro atau setara dengan Rp57 miliar (kurs 1 euro = Rp19.000).
Oleh juara Liga Prancis musim 2020/21 itu, Verdonk dikontrak selama tiga tahun atau hingga Juni 2028.
Calvin Verdonk kini menjadi pemain Indonesia pertama yang bermain di Liga Prancis.
Kabar baiknya lagi, Lille yang finis kelima di Ligue 1 musim lalu, merupakan kontestan Europa League musim 2025/26.
Artinya, Verdonk berkesempatan bermain di kompetisi antarklub Eropa itu musim ini jika mendapat kepercayaan dari pelatih Lille, Bruno Genesio.
Kabar kepindahan Verdonk dari klub Eredivisie Belanda, NEC Nijmegen ke Lille, diumumkan secara resmi oleh klub Prancis tersebut melalui akun resmi mereka, Senin sore waktu setempat.
"Bek kiri kelahiran Belanda yang membela tim nasional Indonesia ini menandatangani kontrak permanen (hingga Juni 2028) dengan Les Dogues (julukan Lille)," bunyi pernyataan resmi klub, dikutip pada Selasa (2/9/2025).
Verdonk, yang merupakan jebolan akademi Feyenoord, menghabiskan sebagian besar kariernya di Belanda, dengan bermain untuk Utrecht, Twente, dan NEC dan sempat berkarir di Portugal.
Dikenal karena kecepatan dan naluri menyerangnya di sisi kiri lapangan, ia akan memberikan kedalaman skuad dan pengalaman di lini pertahanan tim asuhan Bruno Genesio.
Pemain berusia 28 tahun ini telah mengoleksi 10 caps bersama tim nasional Indonesia sejak debutnya tahun lalu.
"Dan dengan bergabung ke Lille, ia menjadi pemain internasional Indonesia pertama yang tampil di Ligue 1," tulis media Prancis, Getfooballnewsfrance.com.
Di LOSC, Verdonk akan bersaing dengan bek Prancis, Romain Perraud yang dalam tiga laga awal musim ini selalu jadi starter.
Tentu saja ini akan jadi tantangan menarik bagi Verdonk yang konsisten jadi pemain reguler di NEC dalam tiga musim terakhir.
Musim lalu, Verdonk tampil dalam 34 pertandingan Eredivisie dengan menyumbang 1 gol dan 1 assist, untuk membantu NEC finis ke-8 klasemen akhir Liga Belanda.
Sebelum hengkang ke Lille, Verdonk sudah tampil dalam empat laga dengan menyumbang satu assist musim ini.
Jika bisa mendapat kepercayaan Genesio bukan tidak mungkin Verdonk akan dimainkan dalam pertandingan penting Liga Europa melawan AS Roma awal bulan depan.
Sebagai informasi di Liga Europa musim ini setidaknya ada tiga pemain Indonesia yang akan tampil kompetisi ini.
Selain Verdonk, ada Dean James, plus calon penggawa Timnas, Miliano Jonathans. Dean dan Miliano sama-sama bermain di Eredivisie, dan kedua klub berhasil lolos ke Europa League. Dean membela klub asal kota Deventer, Go Ahead Eagles, sementara Miliano bergabung dengan FC Utrecht.
Miliano belum resmi menjadi WNI, namun dijadwalkan pada Kamis 4 September mendatang, setelah Mauro Zijlstra telah mengambil sumpah WNI pada Jumat (29/8/2025) lalu.
Editor : M. Erizal