Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Liga Champions: Achraf Hakimi Sebut Nuno Mendes sebagai Bek Kiri Terbaik Dunia Bisa Hentikan Lamine Yamal

Edwar Yaman • Rabu, 1 Oktober 2025 | 14:45 WIB
Nuno Mendes dan Lamine Yamal sebelumnya pernah berhadapan di perempatfinal Liga Champions pada tahun 2024.
Nuno Mendes dan Lamine Yamal sebelumnya pernah berhadapan di perempatfinal Liga Champions pada tahun 2024.

BARCELONA (RIAUPOS.CO) – Bek kanan asal Maroko yang membela PSG Achraf Hakimi mengatakan Nuno Mendes sebagai bek kiri terbaik dunia. Dia yakin rekannya itu dapat menghentikan Lamine Yamal saat menghadapi Barcelona di Stadion Olimpiade dalam ajang Liga Champions, Kamis (2/10/2025) dini hari WIB.

Dengan PSG yang kehilangan pemenang Ballon d'Or, Ousmane Dembele, Desire Doue, dan Khvicha Kvaratskhelia karena cedera, dan Barcelona tanpa Raphinha, Yamal akan semakin diunggulkan untuk tampil gemilang melawan juara bertahan Liga Champions.

Yamal (18) tampil apik melawan Mendes ketika kedua tim bertemu di perempatfinal kompetisi yang sama pada tahun 2024, tetapi ia kesulitan memberikan dampak ketika Spanyol kalah dari Portugal di final UEFA Nations League musim panas ini.

Yamal, yang saat itu berusia 16 tahun, tampil mengesankan ketika Barça menang 3-2 di Paris dua musim lalu dan menjadi kreator gol pertama di leg kedua sebelum digantikan setelah Ronald Araújo diusir keluar lapangan.

Juara Prancis itu kemudian menang 4-1 dan melaju ke semifinal, dan gelandang Barça, Pedri, mengatakan sebelumnya pada hari Selasa bahwa tim Catalan itu siap membalas kekalahan tersebut.

Pelatih PSG, Luis Enrique, menolak kesempatan untuk menanggapi Pedri, yang pernah ia tangani saat masih di Ia justru melabeli gelandang tersebut sebagai Harry Potter dan bercanda bahwa ia berharap Pedri tidak membawa tongkat sihirnya pada hari Rabu.

"Saya sangat mengenal Pedri," ujarnya.

"Dia pemain yang luar biasa dan saya senang melihatnya bermain dengan baik. Saya rasa dia juga sangat mengenal saya, dari tim nasional. Bagi saya, dia adalah Harry Potter. Saya hanya berharap dia tidak membawa tongkat sihirnya. Kami akan berusaha membuatnya tetap di pinggir lapangan sebisa mungkin, tetapi bukan hanya dia, tetapi [Frenkie] De Jong, [Pau] Cubarsí, Lamine Yamal.”

"Ini adalah motivasi bagi kami untuk mengalahkan tim yang sangat hebat dalam menguasai bola dan tanpa bola."

Hal itu terlihat dari hasil yang mereka raih musim lalu dan mereka tampil sangat baik tahun ini. Selain trio penyerang mereka, PSG juga tanpa Marquinhos, sementara Luis Enrique akan memberikan keputusan akhir terkait Vitinha dan Joao Neves, yang keduanya berlatih bersama tim di Stadion Olimpiade pada hari Rabu.

Kembali ke Barcelona, ​​tempat ia menghabiskan delapan tahun sebagai pemain dan enam tahun sebagai pelatih tim cadangan dan kemudian tim utama, selalu istimewa bagi Luis Enrique, tetapi akan terasa lebih istimewa minggu ini karena tim menggalang dana untuk Yayasan Xana.

Kaos PSG akan menampilkan logo yayasan tersebut, yang dinamai mendiang putri Luis Enrique dan menggalang dana untuk anak-anak yang sakit, dan akan dilelang setelah pertandingan.

"Saya ingin berterima kasih kepada Presiden PSG atas tindakan luar biasa ini, yang menyumbangkan uang dari kaus para pemain ke Yayasan Xana," kata Luis Enrique.

"Ini adalah tindakan yang istimewa, terutama di Barcelona. Kami membutuhkan perhatian publik untuk membantu keluarga dan anak-anak. Kami tidak akan melupakannya."

"Selalu istimewa dan menyenangkan berada di Barcelona, ​​apa pun alasannya. Ini rumah saya, tempat saya menghabiskan sebagian besar karier saya. Ini bukan Camp Nou, tetapi stadion tempat saya memiliki kenangan indah, seperti peresmian Olimpiade tahun 1992, yang saya hadiri."

"Saya tidak bisa mengatakan satu hal buruk pun tentang Barcelona. Saya sangat bersyukur. Tapi saya akan menjadi seorang profesional di masa depan."***

Editor : Edwar Yaman
#Nuno Mendes #Barcelona #liga champions #lamine yamal #Achraf Hakimi #psg