MADRID (RIAUPOS.CO) - Kylian Mbappe mengatakan Cristiano Ronaldo "masih nomor satu" di Real Madrid. Dia menyebut pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub tersebut sebagai panutan dan mengakui bahwa ia telah meminta nasihat dari bintang Al Nassr tersebut.
Ronaldo -- salah satu idola masa kecil Mbappé -- mencetak 450 gol dalam sembilan musim di Madrid antara tahun 2009 dan 2018, memenangkan 16 trofi termasuk empat Liga Champions. Mbappe kini berharap dapat mengikuti jejaknya, mencetak 44 gol di musim debutnya di Santiago Bernabéu pada musim 2024-25, dan telah mencetak 14 gol musim ini.
"Cristiano selalu menjadi panutan bagi saya," ujar Mbappé kepada Movistar dalam sebuah wawancara yang disiarkan pada hari Ahad.
"Saya cukup beruntung bisa berbicara dengannya. Dia memberi saya nasihat, ia telah membantu saya. Saya pikir di Madrid ia masih nomor satu. Ia adalah acuan bagi para pemain Real Madrid, yang telah berbuat banyak. Para penggemar masih memimpikan Cristiano. Tapi saya ingin mengikuti jalan saya sendiri."
Meskipun Mbappé mencetak gol, Madrid mengakhiri musim lalu tanpa memenangkan satu trofi pun. Mereka saat ini berada di puncak klasemen LaLiga setelah delapan pertandingan, unggul dua poin dari Barcelona, meskipun menderita kekalahan telak 5-2 dalam derby melawan Atletico Madrid bulan lalu.
"Mereka [Atletico] datang untuk bermain derby, dan kami... kami juga, tetapi tanpa intensitas dalam duel, umpan silang," kata Mbappé pada hari Minggu. "Mereka memenangkan semua duel. Sulit untuk memenangkan pertandingan seperti itu."
Baca Juga: Kejagung Tunjuk Sutikno Jabat Kajati Riau, Lima Kajari di Riau Bergeser
Mbappe mencetak gol untuk Prancis dalam kemenangan 3-0 di kualifikasi Piala Dunia atas Azerbaijan pada hari Jumat, tetapi digantikan di menit-menit akhir karena cedera pergelangan kaki, setelah mengalami cedera serupa saat bersama Madrid akhir pekan lalu. Prancis termasuk di antara favorit untuk memenangkan Piala Dunia 2026, tetapi Mbappé mengakui bahwa ia melihat Spanyol sebagai pesaing serius.
"Bagi saya, [Spanyol] adalah tim terbaik di Eropa saat ini," ujar Mbappé -- yang menjuarai Piala Dunia 2018, dan menjadi runner-up pada 2022. "Tapi Piala Dunia berbeda."
Di Madrid, hubungan Mbappé dengan rekan setimnya, Vinícius Júnior, mendapat sorotan, dengan beberapa orang mempertanyakan apakah dua penyerang yang lebih suka bermain di sisi kiri bisa masuk ke dalam tim yang sama.
"Dua pemain terkenal di tim yang sama -- itu seperti menjual koran," kata Mbappé ketika ditanya tentang Vinícius.
"Tapi sejujurnya, saya memiliki hubungan yang sangat baik dengan Vinicius. Jauh lebih baik tahun ini, karena kami lebih mengenal satu sama lain," jelsnya.***
Editor : Edwar Yaman