PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pelatih Sepakbola Timnas Indonesia Patrick Kluivert resmi dipecat, Kamis (16/11/2025), setelah Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi mengakhiri kontrak dengan jajaran tim kepelatihan. Ketua PSSI Erick Thohir pun, berjanji bakal melakukan evaluasi dan memasang target selanjutnya bagi dunia sepakbola Indonesia.
Pengumuman pengakhiran kerja sama PSSI dan Patrick Kluivert diumumkan melalui laman resmi federasi, Kamis (16/10/2025). Disebutkan pemutusan kontrak tim kepelatihan berdasarkan kesepakatan bersama.
"Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Tim Kepelatihan Tim Nasional Indonesia secara resmi menyepakati pengakhiran kerja sama lebih awal melalui mekanisme mutual termination," demikian pernyataan resmi PSSI.
"Kesepakatan ini ditandatangani antara PSSI dan Para Pihak di Tim Kepelatihan yang sebelumnya terikat kontrak kerja sama berdurasi dua tahun," tambahnya.
Sementara itu, Ketua PSSI Erick Thohir perihal pemecatan Patrick Kluivert dan jajaran kepelatihan, berjanji akan melakukan evaluasi. Berikut memasang target selanjutnya bagi Timnas Indonesia.
"Kita akan melakukan evaluasi dan menentukan target bagi Timnas Indonesia berikutnya untuk bisa masuk ranking 100 besar FIFA, Piala Asia 2027, dan Piala Dunia 2030," kata Erick Thohir dikutip dari unggahan di Instagram pribadinya.
Ketua PSSI juga mengucapkan terima kasih atas kontribusi yang sudah diberikan Coach Patrick Kluivert dan Tim Kepelatihan selama hampir 12 bulan untuk PSSI dan Timnas Indonesia.
"Terima kasih juga untuk seluruh suporter, pemain beserta keluarga dan ofisial yang sudah berjuang dan memberikan dukungan untuk Timnas Indonesia yang bisa melaju hingga Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang merupakan sejarah dalam dunia sepakbola Indonesia," sambungnya menuliskan.
Seperti diketahui, Patrick Kluivert ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Januari 2025. Dia datang dengan gerbongnya, termasuk dua asisten pelatih Alex Pastoor dan Danny Landzaat. Mereka dikontrak dua tahun hingga 2027.
"Penghentian kerja sama ini dilakukan atas dasar persetujuan kedua pihak, dengan mempertimbangkan dinamika internal dan arah strategis pembinaan tim nasional ke depan," tulis PSSI.
Editor : Eka G Putra