PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Federasi Gimnastik Indonesia (FGI) pusat atau yang dulu dikenal dengan nama Pengurus Besar Persatuan Senam Seluruh Indonesia (PB Persani) memberikan sejumlah peralatan buat Gimnastik Indonesia (GI) Riau. Peralatan tersebut adalah atas satu set floor exercise dan satu set uneven bars lengkap dengan landing mat.
Pelatih senam Riau Ahmad Markos mengatakan, peralatan ini dipakai atlet dunia saat Kejuaraan Dunia Senam atau 53rd Artistic Gymnastics World Championship 2025 yang digelar di Arena Jakarta 19-25 Oktober lalu.
‘’Dana untuk mengangkut peraalatan ini cukup besar. Untuk sementara kami pakai dana talangan dan berutang, itu pun baru untuk DP (down payment/uang muka) kepada jasa angkutan,’’ ujarnya, Ahad (26/10/2025).
Dijelaskan Markos, biaya angkut menggunakan truk tronton mencapai Rp30 juta hingga Rp40 juta.
‘’Saya pikir, kesempatan mendapatkan peralatan baru ini berstandar internasional tidak akan datang dua kali. Makanya, kami upayakan mencarikan biaya angkut ini. Kami berharap bantuan dari Pemerintah Provinsi Riau, dalam hal ini Pak Gubernur Riau untuk memberikan bantuan agar kami bisa mengganti uang talangan yang kami pinjam tersebut,’’ harapnya.
Dijelaskan Markos, peralatan yang diberikan tersebut harganya mencapai miliaran rupiah. Dengan kondisi keuangan Riau saat ini, sulit untuk membeli peralatan tersebut. Makanya, ketika ada kesempatan dapat ini, dirinya bersama Ketua FGI Riau Novilia dan beberapa atlet senam Riau di Pelatnas melobi FGI Pusat.
Markos menambahkan, dirinya berupaya keras mendapatkan peralatan tersebut karena peralatan yang ada di Hall Senam Sport Center Rumbai sudah banyak yang rusak dan tak layak pakai. Peralatan di hall ini dipakai sejak 2011 lalu. Sampai saat ini tidak ada peremajaan.
‘’Saat ini, peralatan tersebut sudah dalam perjalanan menuju Riau. Perkiraan Selasa (28/10/2025) atau Rabu (29/10/2025) tiba ke Pekanbaru,’’ ujar Markos.
Angkutan harus menggunakan truk tronton karena item peralatan cukup banyak yakni busa putih lebar 105 pieces, busa abu-abu besar 105 pieces, busa putih kecil 15 pieces, busa abu-abu kecil 15 pieces, papan 52 pieces, karpet 4 pieces, matras 7 pieces, papan tolak1 pieces, matras kotak 1 pieces, tempat magnesium 2 unit, palang bertingkat 1 unit, dan kayu palang bertingkat 2 pieces.
Markos menjelaskan, bantuan dari pusat ini juga merupakan bentuk penghargaan buat Riau yang sudah melakukan pembinaan luar biasa. Apalagi, Riau selalu meraih medali di PON, bahkan di Aceh-Sumut 2024 lalu, Riau keluar sebagai juara umum. Tak hanya itu, tiga pesenam Riau masuk Pelatnas SEA Games 2025. Mereka adalah Agung Suci Tantio Akbar, Abiyu Rafi dan M Aprizal. Ketiga pesenam Riau ini didampingi pelatih Muhammad Try Saputra yang juga berasal dari Riau.
Lebih lanjut Markos mengatakan, jika peralatan sudah dikirim dan dipasang di Hall Senam Sport Center Rumbai, maka kemungkinan besar atlet persiapan SEA Games 2025 akan menjalani pelatnas di Riau.
“Kalau alat baru sudah terpasang maka atlet pelatnas SEA Games akan latihan di Riau,” ujarnya.(das)
Editor : Edwar Yaman