TURIN (RIAUPOS.CO) - Pemecatan Igor Tudor sebagai pelatih Juventus langsung membuahkan hasil. Bianconeri mengalahkan tim tamu Udinese 3-1 di Serie A pada hari Kamis (30/10/2025) dini hari WIB di Allians Arena, Turin. Kemenangan ini mengakhiri delapan pertandingan tanpa kemenangan yang telah berlangsung sejak pertengahan September.
Bek Federico Gatti mencetak gol kemenangan bagi Juventus setelah Dusan Vlahovic membuka skor dengan mencetak gol melalui penalti. Kenan Yildiz memastikan kemenangan dengan mencetak gol dan mengonversi penalti di masa injury time.
Tudor dipecat pada hari Senin setelah tiga kekalahan beruntun. Pelatih sementara Massimo Brambilla memimpin tim melawan Udinese, dengan mantan pelatih Napoli dan timnas Italia, Luciano Spalletti, diperkirakan ditunjuk sebagai manajer baru klub pada hari Kamis.
"Spalletti adalah pelatih hebat, berpengalaman, dan memiliki gaya sepak bola modern," ujar penasihat Juventus, Giorgio Chiellini, sebelum pertandingan dimulai.
"Kita harus menunggu, karena belum ada tanda tangan," tambah Chiellini.
Sementara itu jurnalis sepakbola terkemuka Fabrizio Romano mengatakan, Luciano Spalletti telah mencapai kesepakatan verbal untuk menjadi manajer baru klub raksasa Serie A tersebut.
Melalui unggahan di akun media sosial resminya, Fabrizio Romano menulis:
“???? ????????????????????????????????: Luciano Spalletti telah setuju untuk menjadi manajer baru Juventus ????????????????
Perjanjian lisan hingga Juni 2026 + opsi perpanjangan berdasarkan tempat di Liga Champions yang harus dicapai musim ini.
Langkah formal akan menyusul dengan kontrak yang akan diperiksa oleh pengacara sebelum menandatangani semua dokumen dalam beberapa jam ke depan.✍???? …???????????????? ???????? ????????, ????????????????.”
Artinya, Spalletti telah menyetujui kontrak hingga Juni 2026 dengan opsi perpanjangan apabila Juventus berhasil finis di zona Liga Champions pada musim ini. Saat ini, proses finalisasi dokumen tengah dilakukan oleh tim hukum sebelum penandatanganan resmi berlangsung dalam beberapa jam ke depan.
Kabar ini menjadi perkembangan besar bagi Juventus, yang tengah mencari arah baru setelah hasil yang tidak konsisten dalam dua musim terakhir. Penunjukan Spalletti menandai langkah strategis klub untuk kembali bersaing di papan atas Serie A dan Eropa.
Luciano Spalletti dikenal luas sebagai salah satu pelatih paling berpengalaman di Italia. Sebelumnya, ia sukses membawa Napoli menjuarai Serie A pada musim 2022/23, gelar pertama klub tersebut setelah lebih dari tiga dekade. Reputasinya dalam membangun permainan menyerang dan memaksimalkan potensi pemain muda menjadikan dirinya sosok ideal untuk memimpin proyek baru Juventus.
Meskipun detail kontrak penuh belum diumumkan, struktur kesepakatan yang dilaporkan Fabrizio Romano menunjukkan bahwa Juventus menaruh kepercayaan besar kepada pelatih berusia 65 tahun itu. Spalletti diharapkan segera diumumkan secara resmi setelah semua dokumen ditandatangani dan proses administrasi selesai.
Dengan pengalaman panjang di Serie A bersama klub-klub seperti Roma, Inter Milan, dan Napoli, Spalletti membawa kombinasi taktik matang dan disiplin tinggi yang dianggap cocok untuk mengembalikan dominasi Juventus.
Jika kesepakatan ini resmi, Spalletti akan menghadapi tantangan besar untuk membangun kembali konsistensi Juventus di tengah persaingan ketat dengan klub-klub seperti Inter, Milan, dan Napoli, serta memastikan tim kembali tampil di Liga Champions musim depan.
Kemenangan ini mengangkat Juventus ke posisi keenam, tertinggal enam poin dari pemuncak klasemen liga Italia, Napoli dan Roma.***
Editor : Edwar Yaman