MILAN (RIAUPOS.CO) - Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu telah memberikan dukungan publik kepada kiper Josep Martínez. Ini setelah kiper Spanyol itu terlibat dalam kecelakaan fatal di jalan raya. Seorang pria meninggal dunia pekan lalu setelah kursi roda elektriknya bertabrakan dengan mobil yang dikendarai Josep Martínez.
Pihak berwenang sedang menyelidiki keadaan seputar insiden yang terjadi di Provinsi Como tersebut. Polisi menyatakan kursi roda tersebut tampaknya telah berbelok ke jalur kendaraan.
Josep Martínez, yang menjadi pelapis Yann Sommer, tidak masuk dalam skuad Inter saat menang 3-0 di Serie A atas Fiorentina pada malam berikutnya sebelum menjadi pemain pengganti yang tidak dimainkan dalam kemenangan 2-1 di Verona pada hari Ahad.
Baca Juga: Bek Tottenham Van de Ven Cetak Gol Solo Run saat Hancurkan Copenhagen di Liga Champions
"Kami perlu berada di sisinya, mendukungnya, dan membantunya melewati ini," ujar Chivu dalam konferensi pers menjelang pertandingan Liga Champions melawan Kairat Almaty pada hari Rabu, menurut situs web Inter.
"Ini adalah masa yang sangat sulit, dan saya tidak ingin hal ini menimpa siapa pun. Dia berada dalam situasi yang sensitif, dan yang terpenting adalah kita berada di sisinya dan membantunya menemukan kedamaian kembali.”
"Hidup tidak selalu berjalan sesuai keinginan kita, dan dibutuhkan kekuatan yang nyata untuk melewati saat-saat seperti ini."
Runner-up musim lalu, Inter Milan memulai kampanye Liga Champions musim ini dengan kemenangan atas Ajax, Slavia Praha, dan Union Saint-Gilloise.
Klub Kazakhstan, Kairat, yang mengalahkan Celtic dalam perjalanan mereka lolos ke fase liga, hanya meraih satu poin dari kemungkinan sembilan poin. Chivu menepis anggapan bahwa awal yang kuat timnya di kompetisi ini disebabkan oleh rangkaian pertandingan yang menguntungkan.
"Saya tidak peduli dengan apa yang dikatakan atau ditulis orang lain," kata pelatih asal Rumania itu.
"Saya tahu besok kami akan memainkan pertandingan yang krusial, dan jauh dari mudah, karena ini Liga Champions dan kemenangan bukanlah sesuatu yang bisa kami anggap remeh, baik di sini maupun di Serie A.
"Kami menghadapi tim yang telah melewati empat babak kualifikasi, mengalahkan tim seperti Slovan [Bratislava] dan Celtic, yang benar-benar menunjukkan kualitas mereka. Jika ada yang ingin mengklaim bahwa kami menjalani pertandingan yang mudah, mereka bebas melakukannya, tetapi sebagai tim, staf, dan klub, kami selalu menghormati kompetisi ini dan tahu betapa sulitnya bermain dan melaju hingga akhir."
Kapten Inter Lautaro Martínez telah mencetak gol dalam tiga pertandingan sejak mencetak gol dalam kemenangan 4-0 atas klub Belgia USG pada 21 Oktober.
Ditanya tentang performa sang pemenang Piala Dunia Argentina, Chivu berkata: "Orang-orang mencoba mencari-cari alasan yang sebenarnya tidak ada. Bahkan ketika dia tidak mencetak gol, dia berkontribusi sangat besar.
"Saya mengatakan kepadanya sesuatu yang sangat sederhana: dia perlu lebih banyak tersenyum. Kebahagiaan, semangat, dan kepemimpinan adalah bagian dari karakternya.”
"Terkadang rasa tanggung jawab membebaninya, tetapi dia tahu betapa pentingnya dia bagi kami. Dia bekerja keras, memberikan segalanya, dan hanya itu yang penting. Dia hanya perlu ingat untuk menikmati apa yang dia lakukan."***
Editor : Edwar Yaman