AL RAYYAN (RIAUPOS.CO) - Indonesia akan menghadapi Brazil pada laga kedua Grup H Piala Dunia U-17 2025 di Al Rayyan, Qatar, Jumat (7/11). Pelatih Timnas U-17 Indonesia Nova Arianto meminta timnya tidak takut menghadapi Brazil malam nanti.
“Brazil bisa saya katakan calon juara di Piala Dunia ini, tetapi saya minta pemain tidak takut dengan situasi itu. Saya harap mereka punya mental kuat. Setidaknya bisa mengimbangi mereka, dan siapa tahu bisa menang,” kata Nova dikutip dari laman resmi PSSI, Kamis (6/11).
Brasil merupakan negara tersukses kedua di turnamen ini dengan empat gelar. Mereka juga menjadi pemilik gelar terbanyak di Piala Dunia senior setelah memiliki lima trofi. Namun, Nova mengungkapkan bahwa timnya kini akan melakukan persiapan taktikal melawan Brazil.
“Pada Rabu (5/11) kemarin, kami fokus recovery setelah pertandingan melawan Zambia. Selain itu, ada beberapa skema yang sudah kami siapkan menjelang laga lawan Brazil. Baru setelah itu kami masuk ke sesi taktikal,” ungkap Nova Arianto.
Nova meminta semua anak buahnya fokus pada strategi yang disiapkan. Hal tersebut, menurutnya, menjadi titik lemah saat kalah 1-3 dari Zambia. Salah satu hal yang dia sukai dari tim asuhannya adalah kedisiplinan. Sejak awal Nova beserta jajaran kepelatihan meminta para pemain tidak bermain media sosial. ”Dan, saya bisa melihat mereka mematuhinya,” ucapnya.
Sementara itu, winger Madura United yang masuk skuad Brazil di Piala Dunia U-17 2007 masih mengingat betul betapa kerasnya persaingan yang dia hadapi agar bisa masuk timnal. Bahwa dirinya pernah membela Selecao U-15 sama sekali tidak bisa menjadi jaminan.
”Sebab, Brazil punya kompetisi berjenjang dari usia dini sampai senior. Karena itu, Brazil punya banyak stok pemain berkualitas di semua kelompok umur,” kata winger Madura United yang masuk skuad Brazil U-17 di Piala Dunia U-17 2007 itu kepada Jawa Pos (JPG), Kamis (6/11).
Limpahan bakat yang terbina baik, lanjut Lulinha, ditambah tradisi kuat di lapangan hijau, membuat Brazil selalu menjadi unggulan, tak terkecuali di Piala Dunia U-17. Karena itu, meski turut senang Indonesia U-17 lolos ke Piala Dunia U-17, dia memperkirakan tim asuhan Nova Arianto bakal tidak mudah meladeni Brazil malam ini.
”Ini langkah sangat penting bagi sepakbola di Indonesia. Bisa berkesempatan memberikan pengalaman berharga untuk para pemain muda demi karier mereka di masa depan. Tapi, Brazil punya skuad bagus,” katanya.
Apalagi, di laga pertama Grup C, hasil kedua tim sangat kontras. Garuda Muda takluk 1-3 dari Zambia, sedangkan Selecao Junior menghajar Honduras 7-0. Penguasaan bola Brazil juga sangat dominan, 71 persen berbanding 29 persen, serta membukukan 20 tembakan, 10 di antaranya on target.
Di tempat terpisah pelatih Persija Jakarta asal Brazil Mauricio Souza melihat, meski di atas kertas berat, masih terbuka kemungkinan Merah Putih menciptakan kejutan. ”Negara dengan tradisi kuat dan nama besar tak ada artinya jika di lapangan tidak bisa memberikan performa terbaik, secara individu maupun secara tim,” katanya.
Di sisi lain, pelatih Brazil U-17 Dudu Patetuci meminta pasukannya tidak besar kepala dan meremehkan Indonesia U-17.(rid/raf/ttg/jpg)
Editor : Rindra Yasin