PARMA (RIAUPOS.CO) – AC Milan gagal merebut puncak klasemen sementara Serie A Italia dari juara bertahan Napoli. Ini setelah tim berjuluk Rossoneri itu bermain imbang 2-2 dengan tim papan bawah Parma di Stadion Ennio Tardini, Ahad (9/11/2025) dini hari WIB.
Tambahan satu poin membuat AC Milan menyamai poin Napoli (22), yang akan menghadapi laga tandang sulit ke Bologna pada Ahad malam. Inter Milan dan AS Roma yang tertinggal satu poin dari AC Milan, juga akan bermain malam nanti, masing-masing melawan Lazio dan Udinese.
AC Milan seharusnya memuncaki klasemen jika menang lawan Parma. Mereka unggul lebih dulu di menit ke-12. Christopher Nkunku memberikan umpan kepada Alexis Saelemaekers, yang bergerak memotong ke dalam dan melepaskan tembakan akurat ke pojok kiri bawah.
AC Milan juga mendapatkan penati setelah Saelemaekers dilanggar Abdoulaye Ndiaye di dalam kotak penalti pada menit ke-25. Rafael Leão sebagai algojo menceploskan bola ke pojok kiri bawah gawang Zion Suzuki.
AC Milan tampak memegang kendali penuh, tetapi Parma berhasil menipiskan skor di masa injury time babak pertama. Adrián Bernabé melepaskan tendangan melengkung ke kiri ke pojok atas gawang Mike Maignan dari tepi kiri kotak penalti. Parma menyamakan kedudukan di menit ke-62 ketika Enrico Del Prato menyundul umpan silang Sascha Britschgi.
AC Milan memasukkan Chrisitian Pulisic yang sudah terbebas dari cedera hamstring pada menit ke-70 . Ini adalah penampilan pertama gelandang serang asal AS itu dalam hampir sebulan. Dan ia hampir memberikan dampak yang menentukan enam menit kemudian ketika ia berlari menyambut umpan backheel Leão dan hanya perlu menaklukkan kiper, tetapi tembakannya hanya melebar di tiang kanan.
Data dan fakta menarik dari pertandingan ini menunjukkan bahwa AC Milan mengalami hasil imbang setelah unggul dua gol untuk pertama kalinya sejak 25 Mei 2024 di Liga Italia, ketika mereka bermain imbang 3-3 melawan Salernitana. AC Milan mencatatkan 1,99 gol yang diharapkan dari sembilan tembakan, sementara Parma menghasilkan 1,84 dari 14 percobaan.
Selain itu, Britschgi menjadi bek Parma ketiga yang memberikan dua assist dalam pertandingan Liga Italia sejak musim 2004/2005, setelah Vincent Laurini dan Junior. Bek sayap tersebut menciptakan tiga peluang dan melakukan enam umpan silang.
Sementara itu, Del Prato menjadi bek Parma pertama yang mencetak lebih dari satu gol dalam dua tahun kalender berturut-turut di Liga Italia sejak Bruno Alves, yang juga mencetak dua gol pada tahun 2018 dan 2019, terakhir juga melawan AC Milan di Tardini pada 20 April 2019.
Di tempat lain, Juventus tertahan di peringkat kelima, tertinggal tiga poin dari dua tim teratas, setelah bermain imbang 0-0 di kandang sendiri melawan Torino dalam pertandingan derby Turin.
Kiper Torino, Alberto Paleari, melakukan penyelamatan cepat untuk menepis sundulan gelandang AS, Weston McKennie. Mitranya di Juventus, Michele Di Gregorio, sebelumnya telah menggagalkan upaya Ché Adams dengan penyelamatan satu tangan.
Juventus memenangkan pertandingan pertama Luciano Spalletti sebagai pelatih -- 2-1 di Cremonese akhir pekan lalu -- tetapi ditahan imbang oleh Sporting Lisbon di Liga Champions pada hari Selasa.***
Editor : Edwar Yaman