Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Penyerang Inggris Eberechi Eze Puji Pengaruh Tuchel dan Arteta terhadap Permainannya

Edwar Yaman • Jumat, 14 November 2025 | 22:45 WIB

Penyerang Timnas Inggris Eberechi Eze masuk dari bangku cadangan untuk mencetak gol melawan Serbia.
Penyerang Timnas Inggris Eberechi Eze masuk dari bangku cadangan untuk mencetak gol melawan Serbia.
 

LONDON (RIAUPOS.CO) - Eberechi Eze menyamakan intensitas Thomas Tuchel dan Mikel Arteta dan memuji dampak yang mereka berikan terhadap permainannya. Penyerang Arsenal itu masuk dari bangku cadangan pada Kumat dini hari WIB untuk memperbesar kemenangan Inggris atas Serbia dengan penyelesaian gemilang dari dalam kotak penalti. Itu adalah gol ketiga Eze untuk negaranya, dan pertandingan kedua berturut-turut di mana ia mencetak gol.

Ia telah menjadi bagian dari setiap skuad Inggris sejak era Tuchel dimulai pada bulan Januari dan sejak kepindahannya ke Arsenal pada musim panas, ia telah menjadi anggota berpengaruh di tim Arteta.

"Secara pribadi, saya hanya akan mengatakan tingkat intensitas performa dan selangkah lebih maju dalam permainan, memahami permainan secara berbeda," kata Eberechi Eze ketika ditanya apa yang telah ditambahkan kedua manajernya ke dalam permainannya.

"Saya merasa itu berarti melihat segala sesuatunya dengan lebih baik dan lebih jelas ... tentu saja mereka akan membuat saya menjadi pemain yang lebih baik [dari] cara saya berpikir, dari cara saya beroperasi. Keduanya sangat intens, keduanya sangat memperhatikan detail, yang merupakan salah satu hal terpenting. Itu membantu saya."

Mengingat kedalaman skuad Inggris, Eze seringkali hanya mengisi peran sebagai pemain cadangan. Persaingan untuk mendapatkan tempat adalah sesuatu yang ia terima, dan mengatakan mentalitasnya tidak berbeda baik sebagai pemain pengganti maupun pemain inti.

"Sejujurnya sama saja. [Jika] Anda punya waktu 30 menit, Anda manfaatkan, 90 menit Anda manfaatkan. Itulah tugas saya. Itulah peran saya. Saya ingin masuk dan bermain seefektif mungkin serta membantu tim menjadi lebih baik," ujarnya.

Ketika ditanya apakah ia menganggap golnya melawan Serbia sebagai momen besarnya bersama Inggris, ia berkata: "Tidak juga. Saya merasa saya hanya melakukan apa yang saya bisa di setiap pertandingan. Kapan pun saya mendapat kesempatan untuk mencetak gol, memberi assist, menciptakan peluang. Itulah yang saya coba lakukan dan saya menikmatinya.”

Persaingan memperebutkan posisi paling ketat di lini tengah, dengan Morgan Rogers dan Jude Bellingham berebut posisi nomor 10. Meskipun berstatus superstar di Real Madrid, Bellingham dicadangkan melawan Serbia, sementara Rogers mendapatkan kesempatan bermain sebagai starter. Mantan gelandang Borussia Dortmund ini masuk mendekati satu jam pertandingan untuk penampilan gemilang, dan berperan dalam gol Eze di pengujung pertandingan.

"Kami punya kedalaman skluad. Kami harus bermain bagus dan Jude telah bermain bagus untuk klubnya dan ini adalah pemusatan latihan pertamanya sejak musim panas dan dia telah masuk malam ini dan memberikan dampak yang luar biasa," kata kiper Jordan Pickford.

"Tapi saya rasa kami patut diacungi jempol dari Morgan. Saya rasa dalam beberapa pertandingan terakhir dia telah menunjukkan peningkatan performa. Saya rasa manajer menaruh kepercayaan padanya meskipun ia juga memiliki pemain seperti Jude dan Phil [Foden] di bangku cadangan.”

"Kami punya banyak pilihan dan ini tentang menjadi Tim Inggris, tetap bersatu, memiliki kebersamaan yang kami miliki, dan terus maju bersama."***

 

Editor : Edwar Yaman
#arteta #Eberechi Eze #Tuchel #Penyerang Timnas inggris