Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Timnas Indonesia U-22 Harus Akui Keunggulan Mali U-22 3-0 dalam Laga Persahabatan di Pakansari Bogor.

Redaksi • Sabtu, 15 November 2025 | 22:20 WIB
Timnas Indonesia U23 vs timnas Mali U23 dalam laga uji coba di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/11/2025).
Timnas Indonesia U23 vs timnas Mali U23 dalam laga uji coba di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/11/2025).

JAKARTA  (RIAUPOSD.CO) – Laga persahabatan Timnas Indonesia U-22 vs Mali U-22 berakhir dengan kemenangan untuk tim tamu. Garuda Muda besutan Indra Sjafri harus mengakui ketangguhan tim Afrika tersebut dengan skor 0-3 pada Sabtu (15/11/2025) malam WIB. 

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, Timnas Indonesia U-22 langsung ditekan oleh Mali U-22. Bahkan tim tamu mampu mendapatkan tembakan pertamanya di menit pertama, namun masih melebar.

Timnas Indonesia U-22 kemudian langsung merespons dengan mengancam balik. Adalah Dony Tri Pamungkas yang melakukan akselerasi dari sisi kiri penyerangan saat membangun serangan balik. Bek kiri Persija Jakarta itu coba memberikan kejutan dengan melepaskan tembakan kaki kiri. Namun tendangannya masih bisa ditangkap oleh kiper Bourama Kone.

Tapi Mali U-22 tetap memegang kendali permainan. Upaya terus dilakukan tim tamu untuk mencetak gol. Usaha itupun membuahkan hasil di menit keempat. Tim tamu mampu unggul lewat Sekou Doucoure saat laga baru berjalan empat menit.

Bek klub Liga Prancis FC Nantes itu berhasil memenangkan duel udara dengan Kadek Arel dan kiper Cahya Supriadi saat menyambut sepak pojok Hamidou Makalou. Sundulan Doucoure yang merupakan jebolan Paris Saint Germain, pun berhasil membawa Mali U-22 unggul 1-0 dari Timnas Indonesia U-22.

Tertinggal satu gol membuat Timnas Indonesia U-22 lebih agresif dalam menyerang. Dony Tri hingga Mauro Zijlstra berupaya keras untuk mencetak gol penyama kedudukan.

Tapi petaka menghampiri Timnas U-22  pada menit ke-34 setelah Mali U-22 mampu menggandakan keunggulan. Adalah Wilson Samake yang jadi aktornya. Wilson Samake melakukan solo run dari sepertiga lapangan. Pemain yang membela Prancis dari U-16 hingga U-20 itu melewati sejumlah pemain Timnas Indonesia U-22 untuk kemudian melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti. Mali U-22 unggul 2-0 atas Garuda Muda.

Intensitas permainan ditingkatkan Timnas Indonesia U-22 setelah gol kedua Mali U-22. Pressing ketat coba dilakukan oleh Ivar Jenner dan kolega terhadap pemain-pemain tim tamu. Strategi ini nyaris membuahkan hasil. Timnas Indonesia U-22 beberapa kali membangun serangan dan menciptakan peluang. Salah satunya lewat Dony Tri saat injury time, dengan melakukan keeping bola di sisi kiri lalu melepaskan tembakan.

Sayang, tendangan Dony Tri masih ditepis kiper Mali U-22. Hingga akhirnya babak pertama tuntas dengan skor keunggulan 2-0 untuk tim tamu. Usai jeda, Timnas Indonesia U-22 masih coba memegang kendali permainan. Serangan demi serangan pun berusaha dibangun pasukan Indra Sjafri dari berbagai sisi. Sementara Mali U-22, lebih banyak menunggu dan melakukan serangan balik dari sisi sayap.

Namun rapatnya pertahanan Mali U-22 dan disiplinnya para pemain belakang Timnas Indonesia U-22 membuat tak ada peluang berbahaya yang muncul. Situasi ini terjadi selama 25 menit babak kedua.

Peluang berbahaya baru muncul di menit ke-73. Tapi Mali U-22 yang menciptakannya lewat Sekou Kone. Pemain Manchester United U-21 itu melepaskan tembakan concong dari luar kotak penalti saat melihat celah kosong. Beruntung ada Cahya Supriadi yang sigap mengantisipasi.

Timnas Indonesia U-22 sempat mendapatkan kesempatan ketika kiper Bourama Kone melakukan kesalahan mengoper di area sendiri. Tapi, blunder itu tak mampu dimanfaatkan jadi gol.

Di injury time, Timnas Indonesia U-22 mendapatkan hukuman lagi. Berawal dari kesalahan Kadek Arel di luar kotak penalti, Moulaye Haidara langsung merebut bola dan memanfaatkannya dengan melepaskan tendangan placing. Sepakan mendatar Haidara pun menggetarkan jala gawang Timnas Indonesia U-22 setelah Cahya Supriadi gagal mengantisipasinya. Mali U-22 pun unggul 3-0 sekaligus mengunci kemenangan pertama dalam laga uji coba internasional kali ini.

Selanjutnya, kedua tim akan kembali berhadapan tiga hari lagi. Tepatnya pada Selasa (18/11) di stadion yang sama, yang merupakan uji coba terakhir.

Starting XI Timnas Indonesia U-22 vs Mali U-22:

Timnas Indonesia U-22 (4-3-3)

Cahya Supriadi (PG); Frengky Missa, Kadek Arel, Kakang Rudianto, Raka Cahyana; Ivar Jenner, Ananda Raehan, Rafael Struick; Dony Tri Pamungkas, Mauro Zijlstra, Rahmat Arjuna.

Pelatih: Indra Sjafri

Mali U-22 (4-4-2): Bourama Kone; Dan Sinate, Eden Gassama, Sekou Doucoure, Isiaka Soukouna; Moulaye Haidara, Hamidou Makalou, Boubakar Dembaga, Abubacar Sidibe; Pape Niama Sissoko, Wilson Samake

Pelatih: Fousseni Diawara

Editor : Edwar Yaman
#Doni Tri Pamungkas #timnas indonesia u-22 #Garuda Muda #laga persahabatan