NEWCASTLE (RIAUPOS.CO) – Newcastle United membuktikan kualitas mereka dengan menumbangkan Manchester City 2-1 dalam lanjutan Liga Premier Inggris di St James’ Park, Ahad (23/11/2025) dini hari WIB. Pahlawan kemenangan tim berjuluk The Magpies itu adalah Harvey Barnes yang memborong dua gol ke gawang Gianluigi Donnarumma.
Harvey Barnes berharap kemenangan ini menjadi momentum untuk bangkit dan menghidupkan kembali musim di Liga Inggris. Barnes sempat menyia-nyiakan sejumlah peluang emas di babak pertama. Namun dia kembali mencetak gol pada menit ke-63 lewat penyelesaian brilian yang tak mampu dihentikan Donnarumma.
Namun kegembiraan Newcastle tidak bertahan lama ketika Ruben Dias membobol gawang dengan bantuan pantulan bola lima menit kemudian. St James' Park sedang bangkit dalam waktu yang sangat cepat.
Baca Juga: Kabar Gembira! Bila Tak Ada Aral Melintang PPPK I dan II Dilantik 26 November Mendatang
Setelah upaya Bruno Guimaraes membentur mistar gawang, Barnes menyambar bola muntah dan mencetak dua gol. Gol tersebut lolos dari pemeriksaan VAR untuk kemungkinan pelanggaran terhadap Donnarumma. Barnes menjadi pemain Newcastle pertama yang mencetak brace (dua gol) dalam pertandingan Liga Inggris melawan City sejak Alan Shearer pada November 2003. Ini menjadi pertemuan ke-40 mereka di kompetisi tersebut sejak dua gol Shearer.
Pemain berusia 27 tahun tersebut kini juga menjadi pencetak gol terbanyak Newcastle di semua kompetisi musim ini (enam gol, tidak termasuk penalti). Barnes lebih gembira tentang apa arti hasil ini bagi tim.
Tim asuhan Eddie Howe datang ke pertandingan Sabtu (22/11) setelah mengalami dua kekalahan beruntun di Liga Inggris. Kemenangan mereka atas City menaikkan mereka ke posisi ke-14 dalam klasemen.
"Rasanya luar biasa. Saya rasa saya bukan orang paling populer saat jeda babak pertama," ujar Barnes kepada BBC Match of the Day.
"Senang bisa menebusnya di babak kedua dengan beberapa gol bagus, dan itu kemenangan yang luar biasa bagi kami. Semoga, setelah hasil hari ini, kami bisa terus melaju dan meraih hasil yang baik," imbuh dia.
Kemenangan ini juga melanjutkan performa impresif Newcastle di kandang sendiri pada tahun kalender ini. Pada 2025, hanya City (13) yang memenangkan lebih banyak pertandingan kandang Liga Premier daripada Newcastle (11). The Magpies kini telah memenangkan 10 dari 13 pertandingan liga terakhir mereka di St James' Park (K3).
"Ini tempat yang istimewa untuk bermain sepak bola. Hal terpenting bagi kami adalah membuat tim-tim lain tidak nyaman bermain di sini," kata Barnes tentang bermain di hadapan pendukung Newcastle.
"Beberapa hasil terakhir mengecewakan. Semakin cepat kami bisa memperbaiki performa tandang, itu akan menjadi dorongan yang sangat besar bagi kami," ucap dia.
Hari itu juga menjadi hari bersejarah bagi bos Newcastle Howe, yang meraih kemenangan perdananya di Liga Inggris atas Pep Guardiola pada percobaan ke-17 (S2 K14).
Namun timnya harus bekerja keras untuk meraih kemenangan, setelah mencatatkan total gol yang diharapkan (xG) sebesar 2,24 dari sembilan tembakan mereka dibandingkan dengan 1,88 milik City dari 17 tembakan mereka ke gawang Nick Pope, meskipun hanya empat di antaranya yang tepat sasaran.***
Editor : Edwar Yaman