DOHA (RIAUPOS.CO) - Kiper Paris Saint-Germain (PSG), Matvei Safonov, mengalami patah tangan setelah aksi heroiknya dalam adu penalti untuk memenangkan Piala Interkontinental. Safonov melakukan empat penyelamatan penalti berturut-turut saat PSG mengalahkan Flamengo Brasil 2-1 dalam adu penalti pada Rabu (17/12/2025) untuk mengamankan gelar global pertama klub tersebut. Ia diangkat ke udara oleh rekan-rekan setimnya selama perayaan.
Pelatih PSG, Luis Enrique, mengatakan ia berpikir cedera itu terjadi selama adu penalti, sebelum Safonov melanjutkan aksinya untuk mengamankan trofi bagi PSG.
"Saya tidak bisa menjelaskan apa pun, ini luar biasa. Pemain itu tidak tahu bagaimana itu terjadi," kata Luis Enrique dalam komentar yang diterjemahkan pada hari Jumat.
Baca Juga: Xabi Alonso Membantah Memerlukan Dukungan Publik dari Real Madrid
"Kami pikir itu terjadi pada tendangan penalti ketiga. Dia melakukan gerakan aneh dan mengalami patah tulang. Dia menyelamatkan dua tendangan terakhir dengan tulang yang patah. Adrenalinnya sangat kuat sehingga pemain tersebut mampu melakukannya tanpa rasa sakit.”
"Sungguh luar biasa kemampuan para pemain, termasuk Safonov, untuk selalu siap membantu tim. Itulah sikap yang kami inginkan."
Dalam video yang diunggah di aplikasi media sosial Telegram, Safonov tidak membahas langsung apa yang terjadi, tetapi mengatakan: "Anda tahu, apa pun yang terjadi, saya tidak bisa menyerah."
Baca Juga: Hotel New Hollywood Pekanbaru Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman, Korban Jiwa Belum Diketahui
PSG mengatakan pada hari Jumat bahwa situasi Safonov akan dievaluasi kembali setelah tiga atau empat minggu.
Safonov, kiper cadangan PSG dari Rusia, belum bermain satu menit pun untuk tim tersebut hingga pemain baru Lucas Chevalier mengalami cedera pergelangan kaki yang membuatnya absen sejak pertandingan terakhirnya pada 29 November.
Chevalier berada di bangku cadangan melawan Flamengo. Pertandingan PSG berikutnya adalah Coupe de France pada hari Sabtu melawan Vendee Fontenay dari divisi kelima. Keberhasilan Piala Interkontinental mengakhiri tahun yang sensasional bagi juara Liga Champions, tetapi Luis Enrique Ia menambahkan: "Saya tidak memikirkan apa yang telah kami lakukan. Saya memikirkan masa kini, yang berarti sesi latihan hari ini dan pertandingan hari Sabtu.”
Baca Juga: Bicara tentang Viktor Gyokeres, Mike Arteta: Arsenal Harus Memahaminya Lebih Baik
"Semua orang di Paris berterima kasih kepada saya, tetapi ini adalah pekerjaan saya. Kami merasa terhormat mewakili klub seperti ini, jadi kami harus tetap berada di jalur yang sama. Apa yang telah kami lakukan tahun ini sungguh luar biasa, tahun yang tak terlupakan, tetapi kami harus tetap fokus pada masa kini. Kami ingin mengakhiri tahun yang luar biasa ini dengan cara terbaik."***
Editor : Edwar Yaman