Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Arsenal ke Semifinal Carabao Cup setelah Kalahkan Crystal Palace dalam Adu Penalti Dramatis

Edwar Yaman • Rabu, 24 Desember 2025 | 08:00 WIB
Kepa Arrizabalaga jadi pahlawan Arsenal saat mengalahkan Crystal Pa lace dalam adu penalti dramatis pada perempatfinal Carabao Cup di Emirates Stadium.
Kepa Arrizabalaga jadi pahlawan Arsenal saat mengalahkan Crystal Pa lace dalam adu penalti dramatis pada perempatfinal Carabao Cup di Emirates Stadium.

LONDON (RIAUPOS.CO) - Arsenal mengamankan tempat mereka di semifinal Carabao Cup alias Piala Carabao setelah kemenangan adu penalti dramatis 8-7 atas Crystal Palace, Rabu (24/12/2025) dini hari WIB.

Arsenal mendominasi babak pertama -- dengan kiper cadangan Palace, Walter Benítez, melakukan serangkaian penyelamatan gemilang -- tetapi pertandingan perempatfinal di Stadion Emirates menjadi imbang setelah jeda menyusul peningkatan performa dari tim tamu.

Tim tuan rumah berhasil mencetak gol pembuka ketika Palace gagal menghalau tendangan sudut Bukayo Saka sebelum Maxence Lacroix mencetak gol bunuh diri dengan 10 menit tersisa.

 Baca Juga: Dr Saidul Amin Terpilih Sebagai Ketua MUI Riau Periode 2025-2030

Namun, Palace secara sensasional membalas di menit kelima dari sembilan menit tambahan setelah Marc Guéhi menyambut sundulan brilian Jefferson Lerma dari tendangan bebas Adam Wharton.

Dengan kedua tim secara klinis mencetak tujuh gol penalti pertama mereka, William Saliba membawa timnya unggul satu gol sebelum tendangan Lacroix diselamatkan oleh Kepa Arrizabalaga.

Arsenal kini akan menghadapi Chelsea untuk memperebutkan tempat di final Wembley, dengan leg pertama dari dua leg akan dimainkan di Stamford Bridge pada 14 Januari sebelum leg kedua di Emirates pada 3 Februari.

 Baca Juga: Telkomsel Kembali Salurkan Bantuan CSR dan Posko Layanan di Padang

Noni Madueke, salah satu dari delapan perubahan yang dilakukan Mikel Arteta, mungkin bisa mencetak empat gol jika bukan karena penampilan gemilang Benitez.

Dalam tiga menit pertama, tendangan kaki kiri Madueke lemah dan langsung mengarah ke gawang Benitez. Kemudian di pertengahan babak pertama, tendangan Madueke ke arah gawang berhasil dihalau oleh Benitez.

Tiga menit kemudian Benitez melakukan penyelamatan ganda yang bagus dari sundulan Gabriel Jesus -- pemain Brasil itu melakukan penampilan pertamanya sebagai starter dalam 345 hari -- dan tendangan susulan Madueke.

 Baca Juga: Diserahkan Secara Simbolis, PPPK Paruh Waktu di Rohil Terima SK

Lima menit sebelum babak pertama berakhir, Benitez kembali menggagalkan peluang Madueke dengan penyelamatan reaksi yang bagus setelah tendangan pemain Arsenal itu melewati sejumlah pemain Palace.

Arsenal mendominasi permainan -- tuan rumah menguasai 80 persen penguasaan bola -- tetapi mereka tidak mampu mencetak gol sebelum babak pertama berakhir.

Tendangan jarak jauh Adam Wharton meleset tipis di menit ke-60 dan dengan tim tamu yang semakin unggul, dan mencium aroma kejutan, Saka dan Martin Odegaard dipanggil untuk beraksi oleh Arteta, menggantikan Madueke dan mantan pemain Palace, Eberechi Eze, yang tampil kurang efektif malam itu.

Terlibat langsung, umpan silang Odegaard disambut oleh Jesus tetapi sundulannya meleset tipis sebelum terjadi penundaan selama enam menit karena bek Chris Richards dibawa keluar lapangan dengan tandu karena cedera pergelangan kaki kanan. Sebuah peluang jatuh ke Jesus setelah jeda, tetapi tendangannya melambung tinggi.

Di sisi lain, tekel meluncur di menit-menit terakhir dari Saliba menggagalkan upaya Jean-Philippe Mateta saat ia hendak melepaskan tembakan, dan kemudian Kepa menghalau bola dari garis gawang setelah tendangan sudut dengan lutut kanannya yang terentang.

Arsenal menyerang balik dengan serangan balik yang lancar, namun Martinez berhasil menepis tembakan Jesus. Sundulan Riccardo Calafiori dari tendangan sudut Saka kemudian diblokir, begitu pula upaya Jurrien Timber, tetapi tendangan kaki Lacroix masuk ke gawang Palace.

Namun, drama berlanjut ketika Guehi berhasil membelokkan sundulan Lerma melewati kaki Kepa pada menit ke-95. Pada menit ke-12 waktu tambahan, Benitez menggagalkan peluang pemain pengganti Declan Rice untuk membawa pertandingan ke adu penalti, tetapi Kepa lah yang menjadi pahlawan ketika ia menyelamatkan tendangan Lacroix.***

Editor : Edwar Yaman
#ARSENAL #chelsea #crystal palace #Adu Penalti Dramatis #carabao cup #Piala Carabao