Riau Pekanbaru Nasional Internasional Hukum Ekonomi Olahraga Berita Hiburan Kesehatan Kriminal Pendidikan Sumatera Politik Perca Liputan Khusus Lingkungan Ladies Kebudayaan Begini Ceritanya Kick Out Hoax Interaktif Gaya Hidup Feature Buku Opini Betuah

Dikaitkan dengan Real Madrid, Jurgen Klopp: Kepergian Xabi Alonso Tidak Ada Hubungannya dengan Saya

Edwar Yaman • Rabu, 14 Januari 2026 | 10:00 WIB

Pelatih Liverpool Jurgen Klopp
Pelatih Liverpool Jurgen Klopp
 

BERLIN (RIAUPOS.CO) - Jurgen Klopp menyatakan bahwa ia belum menerima panggilan apa pun dari Real Madrid setelah kepergian Xabi Alonso. Pria asal Jerman itu menegaskan bahwa keputusan Real Madrid untuk berpisah dengan manajer tersebut tidak ada hubungannya dengan dirinya.

Klopp belum melatih sejak meninggalkan Liverpool pada tahun 2024. Saat ini ia menjabat sebagai kepala sepakbola global untuk Red Bull. Namun ia ditanya tentang kemungkinan kembali melatih karena kekosongan yang ditinggalkan Alonso di Madrid.

"Saya rasa rumor itu sudah beredar sejak beberapa waktu lalu. Dan saya tahu persis apa yang Anda maksudkan, tetapi itu tidak ada hubungannya dengan saya," kata Klopp ketika ditanya di saluran Austria Servus TV apakah teleponnya mulai berdering setelah kepergian Xabi, menurut kutipan yang diterjemahkan oleh EFE.

 Baca Juga: Geledah Kantor DJP Kemenkeu, KPK Temukan Uang Tunai

"Sebenarnya telepon saya berdering, tetapi bukan dari Madrid," kata mantan pelatih Liverpool itu sambil tertawa, menegaskan bahwa berita itu sama sekali tidak memengaruhinya.

Klopp menyatakan bahwa Alonso telah menunjukkan bahwa ia adalah pelatih yang sangat berbakat dan bahwa kepergiannya, setelah hanya setengah tahun menjabat, adalah tanda lain bahwa ada sesuatu yang tidak berjalan sempurna di sana.

"Ini menunjukkan beberapa hal: di satu sisi, bahwa kami [para pelatih] tidak lagi punya waktu, dan di sisi lain, bahwa tuntutan di Real Madrid, secara logis, sangat besar," katanya.

Klopp menyatakan keterkejutannya atas kepergian Alonso dan mencatat bagaimana rumor bahwa ada sesuatu yang tidak beres antara pelatih dan skuad Madrid dimulai relatif awal.

 Baca Juga: Diperkenalkan, John Herdman Janjikan Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2030

"Saya pikir ketika Anda datang setelah seorang legenda dan pelatih yang sangat hebat, yang memiliki cara melatih timnya yang sangat spesifik -- Carlo Ancelotti -- jika Anda datang ke sana dan mencoba menerapkan beberapa aturan baru, kali ini tampaknya terbukti terlalu sulit," katanya.

Klopp mengatakan dia merasa kasihan pada Alonso karena dia menganggapnya sebagai pelatih hebat dan menyatakan keyakinannya bahwa dia akan melakukan yang terbaik di masa depan.

Ketika ditanya tentang kemungkinan mantan pelatih Madrid itu bergabung dengan Liverpool, Klopp mengatakan dia tidak berpikir Alonso akan meninggalkan pekerjaannya di Spanyol dan siap untuk memulai di tempat lain keesokan harinya.

 Baca Juga: SOTK Baru, 27 Job Fit, Empat Pejabat Eselon II Pemkab Siak Demosi, Selebihnya Rotasi, Ada yang Tetap

Namun, dia mengatakan bahwa banyak hal akan terjadi di musim panas dan bahwa pasar pelatih "akan dirombak."

"Dan tidak ada salahnya untuk sekadar mengalaminya dari peran sebagai pengamat, tanpa harus memikirkan apa artinya bagi diri sendiri atau hal semacam itu," katanya tentang masa depannya sendiri, dan menegaskan bahwa dia sekarang berada di tempat yang tepat.

Xabi Alonso Sampaikan Terima Kasih ke Madridista

Xabi Alonso menuliskan pesan perpisahan kepada para pendukung Real Madrid. Pelatih yang juga legenda klub tersebut dipecat setelah kekalahan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol.

Dalam pesan yang diunggah di Instagram, Xabi Alonso mengakui bahwa kariernya di Real Madrid tidak berjalan lancar. Meskipun demikian, melatih Real Madrid adalah salah satu impiannya dan merupakan suatu kehormatan.

Ucapan terima kasih Xabi Alonso juga ditujukan kepada para suporter, pemain, dan staf kepelatihan Real Madrid. Xabi Alonso menegaskan bahwa dirinya pergi dari Santiago Bernabeu dengan rasa hormat.

”Babak profesional ini telah berakhir, dan tidak berjalan seperti yang kami harapkan. Melatih Real Madrid merupakan suatu kehormatan sekaligus tanggung jawab,” tutur Xabi Alonso.

”Saya berterima kasih kepada klub, para pemain, dan terutama para penggemar dan Madridista atas kepercayaan dan dukungan mereka. Saya pergi dengan rasa hormat, terima kasih, dan kebanggaan karena telah memberikan yang terbaik,” tulis Xabi Alonso yang diunggah pada Selasa (13/1/2026).

Pemecatan pelatih 44 tahun tersebut memunculkan banyak kisah tentang penyebab yang membuat Xabi Alonso hengkang dari Real Madrid. Salah satunya adalah dipanggil kembalinya Antonio Pintus sebagai pelatih fisik yang merupakan bentuk kekhawatiran Florentino Perez yang melihat banyak pemain cedera.

Menurut kabar dari Mundo Deportivo, sebagai pelatih saat itu, Xabi Alonso menolak untuk memasukkan Antonio Pintus ke staf kepelatihan dan tetap mempertahankan Ismael Camenforte sebagai pelatih fisik. Hal tersebut pada akhirnya menciptakan keputusan untuk berpisah dengan Real Madrid.

Saat Alvaro Arbeloa mengambil alih kursi pelatih Real Madrid, Antonio Pintus langsung masuk dalam staf kepelatihan. Bahkan, pelatih fisik asal Italia tersebut sudah terlibat pada sesi latihan, Selasa (13/1/2026).***

Editor : Edwar Yaman
#xabi alonso #liverpool #real madrid #jurgen klopp